Kuartal III/2017, Debitur Bank Swasta Mulai Cairkan Kredit Investasi

Kelompok bank swata melihat mulai banyak kredit investasi yang dicairkan debitur jelang akhir kuartal III/2017. Namun, realisasinya belum sebesar ekspektasi pada awal tahun ini.
Surya Rianto
Surya Rianto - Bisnis.com 18 September 2017  |  06:28 WIB
Kuartal III/2017, Debitur Bank Swasta Mulai Cairkan Kredit Investasi
Ilustrasi - www.udku.com.au

Bisnis.com, JAKARTA – Kelompok bank swata melihat mulai banyak kredit investasi yang dicairkan debitur jelang akhir kuartal III/2017. Namun, realisasinya belum sebesar ekspektasi pada awal tahun ini.

Presiden Direktur PT Bank OCBC NISP Tbk. Parwati Surjaudaja mengatakan, menjelang akhir kuartal ketiga, dari sisi penarikan untuk penggunaan fasilitas kredit investasi oleh debitur sudah mulai menggeliat.

“Namun, memang masih tidak sebesar ekspektasi seperti awal tahun ini, tetapi pada semester II/2017 harapannya terus semakin menggeliat,” ujarnya kepada Bisnis pada Jumat (17/9).

Sampai Juni 2017, bank berkode emiten NISP itu sudah mencatatkan kenaikan kredit investasi sebesar 10% menjadi Rp24,45 triliun dibandingkan dengan periode sama pada tahun lalu yang senilai Rp22,23 triliun.

Selaras, Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk. Jahja Setiaatmadja menyebutkan, tren penarikan kredit investasi pada bank swasta terbesar Indonesia itu sudah mulai tampak menjelang akhir kuartal ketiga.

“Namun, belum terlalu banyak juga yang melakukan penarikan tersebut,” sebutnya.

Bank berkode emiten BBCA itu pun sudah mencatatkan pertumbuhan kredit investasi pihak ketiga sebesar 5,58% menjadi Rp114,03 triliun dibandingkan dengan periode sama pada tahun lalu yang senilai Rp108 triliun.

Dari data Bank Indonesia (BI) sampai Juli 2017, pertumbuhan kredit investasi sebesar 6,2% menjadi Rp1.110 triliun dibandingkan dengan Juli 2016. Persentase pertumbuhan itu pun lebih tinggi ketimbang Juni 2017 yang naik sebesar 6,1%.

Untuk penyaluran kredit kepada debitur swasta sampai Juni 2017 juga masih tumbuh satu digit sebesar 7,18% menjadi Rp4.114 triliun dibandingkan dengan periode sama pada tahun lalu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
perbankan

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup