Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Profesi Sistem Pembayaran Harus Sertifikasi, Ini Kata Asosiasi

Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia atau ASPI menilai langkah pembuatan standarisasi pada bidang profesi sistem pembayaran dan pengelolaan uang rupiah dinilai tepat. Pasalnya, perkembangan teknologi pada sistem pembayaran semakin canggih sehingga memicu potensi risiko dalam transaksi sistem pembayaran pun semakin tinggi sehingga dibutuhkan sumber daya manusia yang mumpuni.
Surya Rianto
Surya Rianto - Bisnis.com 08 November 2017  |  12:29 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -- Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia atau ASPI menilai langkah pembuatan standarisasi pada bidang profesi sistem pembayaran dan pengelolaan uang rupiah dinilai tepat. Pasalnya, perkembangan teknologi pada sistem pembayaran semakin canggih sehingga memicu potensi risiko dalam transaksi sistem pembayaran pun semakin tinggi sehingga dibutuhkan sumber daya manusia yang mumpuni.

Sekretaris Jenderal ASPI Randi Anto mengatakan, pihaknya mendukung rencana pembuatan kompetensi untuk standarisasi profesi di bidang sistem pembayaran itu lewat sertifikasi. Pasalnya, dengan tren transaksi nontunai yang semakin menggeliat membuka potensi risiko yang tinggi juga.

"Untuk itu, dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang memang memiliki kualifikasi sesuai dengan bidangnya tersebut," ujarnya pada Rabu (8/11).

Randi menyebutkan, apalagi Bank Indonesia sedang mendorong Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) yang berarti akan banyak membutuhkan SDM yang ahli di bidang teknis sistem pembayaran tersebut.

"Nanti kan seperti perusahaan switching membutuhkan banyak tenaga ahli juga. Belum lagi, BPR [Bank Perkreditan Rakyat] sampai money changer," ujarnya.

Dia bercerita, sampai saat ini dalam profesi bidang sistem pembayaran dan pengelolaan uang rupiah dalam standarisasi kompetensinya dilakukan oleh masing-masing institusi saja.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bankir
Editor : Hendri Tri Widi Asworo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top