Cetak Aset Rp261 Triliun, Selangkah BTN Masuk 5 Besar

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. mencatatkan kenaikan aset yang cukup pesat seiring dengan pertumbuhan yang tinggi, baik di sisi penyaluran kredit dan pendanaan.
Ropesta Sitorus
Ropesta Sitorus - Bisnis.com 20 Februari 2018  |  21:48 WIB
Cetak Aset Rp261 Triliun, Selangkah BTN Masuk 5 Besar
Suasana layanan di kantor PT Bank Tabungan Negara Tbk di Jakarta, Senin (8/1). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. mencatatkan kenaikan aset yang cukup pesat seiring dengan pertumbuhan yang tinggi, baik di sisi penyaluran kredit dan pendanaan.

Dengan pesatnya perkembangan sektor properti, BTN mampu tumbuh dua digit di saat industri mencatatkan pertumbuhan satu digit.

Direktur Keuangan dan Treasuri BTN Iman Nugroho Soeko mengatakan akhir tahun lalu, laba bersih perseroan tumbuh 15,59% yoy menjadi Rp3,02 triliun, ditopang penyaluran kredit yang naik 21,01% menjadi Rp198,99 triliun.

Emiten bersandi BBTN sempat berharap masuk peringkat lima besar kepemilikan aset per akhir tahun 2017, tetapi urung tercapai. “Tahun lalu masih selisih Rp2 triliun,” ujarnya kepada Bisnis, Selasa (20/2/2018).

Tahun ini perseroan tetap optimistis mengejar pertumbuhan dua digit dan optimistis masuk di kelompok 5 besar kepemilikan aset. “Tahun ini proyeksi aset tumbuh sekitar 20%,” tambah Iman.

Beberapa tahun terakhir, kenaikan aset BTN terus berada di atas level 20% dan membuat rankingnya meningkat satu level dari posisi ranking 7 pada 2015. Bank spesialis kredit perumahan itu membukukan total aset Rp261,37 triliun sepanjang 2017, tumbuh 22,0% (yoy).

Walhasil, selisihnya semakin tipis dan berpeluang menyodok posisi ranking 5 bank beraset terbesar yang saat ini diduduki PT Bank CIMB Niaga Tbk. dengan jumlah aset Rp263,46 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
btn

Editor : Hendri Tri Widi Asworo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top