Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bank Mandiri Siapkan Recovery Plan dengan Convertible Bond

Bisnis.com, JAKARTA -- Salah satu agenda dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. yang dilaksanakan hari ini adalah membahas recovery plan perseroan.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 21 Maret 2018  |  21:29 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -- Salah satu agenda dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. yang dilaksanakan hari ini adalah membahas recovery plan, atau rencana penyelamatan bank ketika tejadi guncangan.

Bank Mandiri ditunjuk sebagai salah satu dari 11 bank sistemik oleh Otoritas Jasa Keuangan berdasarkan POJK nomor 14 tahun 2017 tentang recovery plan.

Direktur Manajemen Risiko Bank Mandiri Ahmad Siddik Badruddin mengatakan sebelum akhir tahun ini Bank Mandiri harus menerbitkan surat utang yang berkarakteristik modal atau convertible bond dengan fiturnya adalah write down.

"Tenornya minimal lima tahun dengan nilai maksimal Rp1 triliun," ujarnya dalam konferensi pers Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan, Rabu (21/3/2018).

Meskipun proposal recovery plan tersebut sudah mendapatkan persetujuan dari dewan komisaris, OJK, dan pemegang saham pengendali, perseroan masih mengkaji bentuk instrumen ritelnya.

Siddik menyebutkan sebelum akhir tahun 2018 Bank Mandiri akan mempublikasikan mengenai detil dari surat utang tersebut. Dia juga menambahkan dengan diterbitkannya surat utang ini diperkirakan dapat mendorong peningkatan rasio kecukupan modal atau CAR (Capital Adequacy Ratio) hingga 0,13%.

"CAR Bank Mandiri yang sekarang sudah hampir mencapai 22% dan akan bertambah sedikit lebih kuat dengan recovery plan tersebut," tambahnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank mandiri surat utang
Editor : Farodilah Muqoddam
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top