Mandiri Syariah Tawarkan Kepemilikan Mobil Syariah dengan Promo Menarik di IIMS

PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) bersinergi dengan Mandiri Tunas Finance hadir di event Indonesia International Motor Show (IIMS) 19-29 April 2018 dengan menawarkan kepemilikan kendaraan secara syariah (BSM Oto).
Puput Ady Sukarno | 19 April 2018 15:31 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Syariah Mandiri (BSM) bersinergi dengan Mandiri Tunas Finance hadir di gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS), 19-29 April 2018 dengan menawarkan kepemilikan kendaraan secara syariah (BSM Oto).

Sepanjang penyelenggaraan acara tersebut, BSM menyediakan promo menarik bagi nasabah yang pengajuan pembiayaannya disetujui. Promo yang ditawarkan antara lain bebas biaya provisi.

Senior Executive Vice President (SEVP) Mandiri Syariah Niken Andonowarih menyatakan, partisipasi pada event IIMS 2018 ini merupakan salah satu upaya memperkenalkan produk BSM OTO kepada kepada masyarakat.

“BSM OTO merupakan solusi bagi masyarakat yang ingin memiliki kendaraan dengan pembiayaan berdasar prinsip syariah’’ kata Niken, Kamis (19/4/2018).

Niken menjelaskan bahwa Mandiri Syariah bersinergi dengan Mandiri Tunas Finance (MTF) dalam layanan pembiayaan BSM OTO. Dengan sinergi tersebut, kecepatan proses layanan sesuai Service Level Agreement (SLA) lebih terjaga. Bahkan BSM mengklaim prosesnya bisa sama cepat dengan di multifinance. Menurut Niken, layanan tersebut juga telah menjangkau seluruh wilayah di Indonesia.

Sementara itu, berkaitan dengan event tersebut, BSM menawarkan pembiayaan mobil baru jenis passenger dengan jangka waktu 1- 5 tahun dengan berbagai kemudahan.  Untuk 200 nasabah pertama yang bertransaksi, perseroan memberikan fasilitas bebas premi asuransi personal accident yang berlaku selama jangka waktu pembiayaan.

Setiap hari selama pameran, khusus bagi 20 nasabah pertama yang disetujui aplikasi pembiayaan mobilnya akan mendapatkan voucher bahan bakar sejumlah tertentu.

BSM melakukan peluncuran kembali produk kepemilikan kendaraan syariah pada 2017. Akhir tahun 2017, total outstanding pembiayaan kendaraan syariah mencapai Rp287,11 miliar. Target akhir 2018 sebesar Rp1,2 Triliun.  “Pada gelaran ini kami berharap bisa membukukan pembiayaan senilai Rp55 miliar atau 324 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK),” tambah Niken.

Mandiri Syariah merupakan anak perusahaan Bank Mandiri dan satu-satunya bank syariah kelompok Buku III. Hingga Maret 2018 aset Mandiri Syariah mencapai Rp92,98 triliun dengan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp82,58 triliun (anaudited).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mandiri syariah

Editor : Farodlilah Muqoddam

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top