Mandiri Syariah Bidik Pembiayaan Rp55 Miliar di IIMS 2018

PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) menargetkan dapat membukukan pembiayaan hingga mencapai kisaran Rp55 miliar atau 324 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) pada event Indonesia International Motor Show (IIMS) yabg digelar 19-29 April 2018.
Puput Ady Sukarno | 20 April 2018 02:34 WIB
Karyawan Bank Syariah Mandiri melayani nasabah disalah satu kantor cabang di Jakarta. - Bisnis/Rahmatullah

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) menargetkan dapat membukukan pembiayaan hingga mencapai kisaran Rp55 miliar atau 324 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) pada event Indonesia International Motor Show (IIMS) yabg digelar 19-29 April 2018.

“Pada event ini kami berharap bisa membukukan pembiayaan senilai Rp55 miliar atau 324 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK),” tutur Senior Executive Vice President (SEVP) Mandiri Syariah Niken Andonowarih, Kamis (19/4/2018).

Dia mengatakan  kehadiran Mandiri Syariah pada ajang IIMS 2018 tersebut merupakan salah satu upaya memperkenalkan produk BSM OTO kepada kepada masyarakat.

"BSM OTO merupakan solusi bagi masyarakat yang ingin memiliki kendaraan dengan pembiayaan berdasar prinsip syariah," ujarnya.

Mandiri Syariah dalam menawarkan kepemilikan kendaraan secara syariah (BSM OTO) tersebut dengan menjalin sinergi dengan Mandiri Tunas Finance.

Menurut Niken, dengan menjalin sinergi tersebut, diharapkan kecepatan proses layanan sesuai Service Level Agreement (SLA) menjadi lebih terjaga.

"Bahkan kini prosesnya bisa sama cepat dengan di multifinance," ujarnya. Layanan ini juga telah menjangkau seluruh wilayah di Indonesia.

Pada event ini Mandiri Syariah menyediakan promo menarik bagi nasabah yang pengajuan pembiayaannya disetujui. Promo yang ditawarkan antara lain bebas biaya
provisi serta hadiah menarik lainnya.

Pada event IIMS 2018 tersebut, Mandiri Syariah menawarkan pembiayaan mobil baru jenis passenger dengan jangka waktu 1- 5 tahun dengan berbagai kemudahan.

Untuk 200 nasabah pertama Mandiri Syariah memberikan fasilitas bebas premi asuransi personal accident yang berlaku selama jangka waktu pembiayaan.

"Setiap hari selama pameran, khusus bagi 20 nasabah pertama yang disetujui aplikasi pembiayaan mobilnya akan mendapatkan voucher voucher bahan bakar sejumlah tertentu," ujarnya.

Mandiri Syariah diketahui me-relaunching produk kepemilikan kendaraan syariah pada 2017. Akhir 2017, total outstanding pembiayaan kendaraan syariah mencapai Rp287,11 miliar. Target akhir 2018 sebesar Rp1,2 Triliun.

Mandiri Syariah merupakan anak perusahaan Bank Mandiri dan satu-satunya bank syariah kelompok Buku III. Hingga Maret 2018 aset Mandiri Syariah mencapai Rp92,98 triliun dengan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp82,58 triliun (anaudited).

Tag : mandiri syariah
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top