Dorong Non Tunai di Pelabuhan, BRI & Pelindo III Luncurkan E-Port Card

Sebagai bentuk dukungan terhadap Gerakan Non Tunai dilingkungan pelabuhan, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk menjalin kerjasama dengan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III dengan menerbitkan uang elektronik BRIZZI, edisi E-Port Card.
Puput Ady Sukarno | 11 Mei 2018 19:29 WIB
Pelabuhan - Antara/Didik Suhartono
Bisnis.com, JAKARTA -- Sebagai bentuk dukungan  terhadap Gerakan Non Tunai dilingkungan pelabuhan, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk menjalin kerjasama dengan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III dengan menerbitkan uang elektronik BRIZZI, edisi E-Port Card. 
 
 
Kartu BRIZZI E-Port Card ini merupakan uang elektronik dalam bentuk kartu yang dikhususkan untuk para pengguna jasa kepelabuhanan yang ada di lingkungan Pelindo IIl dan dapat digunakan untuk masuk ke dalam wilayah pelabuhan Pelindo Ill antara lain di Pelabuhan Tanjung Perak, Pelabuhan Benoa, dan Pelabuhan Banjarmasin.
 
 
Penandatanganan kerjasama peluncuran E-Port Card tersebut dilaksanakan di Gedung BRI I, Jakarta, Jumat (11/5/2018) petang, dengan dihadiri Direktur Konsumer Bank BRI Handayani, Ditektur Hubungan Kelembagaan, Sis Apik Wijayanto, Direktur Keuangan Pelindo III, U. Saefudin Noer, serta Direktur Utama PT Pelindo Daya Sejahtera, Ali Sodikin.
 
 
Handayani menyatakan bahwa penerapan E-Port Card ini merupakan salah satu bentuk sistem pembayaran terintegrasi (integrated payment system) yang dibangun oleh Bank BRI untuk Pelindo III. 
 
 
Sebelumnya Bank BRI juga telah membangun sistem untuk pembayaran jasa kepelabuhanan di wilayah pelabuhan Pelindo III dengan menggunakan sistem host to host payment di seluruh channel Bank BRI.
 
 
"Potensinya cukup besar karena Pelindo III memiliki beberapa pelabuhan yang ramai transaksinya, apalagi beberapa pelabuhan Pelindo III berada di sejumlah  lokasi destinasi wisata andalan di Indonesia. Untuk kerjasama ini, kami targetkan di awal ini ada sekitar 20.000 kartu yang bisa kita jual," tuturnya, Jumat (11/5).
 
 
Handayani berharap kerjasama tersebut juga dapat mendukung target pencapaian dari peredaran kartu BRIZZI hingga penghujung tahun ini mampu tembus hingga 13 juta kartu.
 
 
Adapun hingga April 2018, tercatat jumlah kartu BRIZZI yang beredar telah mencapai 10 juta kartu atau tumbuh sekitar 13% dibandingkan dengan posisi akhir Desember 2017 sebanyak 8,8 juta kartu. Sementara untuk jumlah transaksi hingga akhir tahun lalu mampu mencapai 9 juta kali transaksi.
 
 
"Dari posisi 10 juta kartu yang telah terjual, tahun ini mungkin ada tambahan 3 juta kartu lagi," ujarnya.
 
 
Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Bank BRI juga berkomitmen untuk memberikan jasa layanan perbankan kepada perusahaan anak Pelindo Ill yakni PT. Pelindo Daya Sejahtera. 
 
 
Adapun bentuk komitmen yang akan diberikan kepada PT. Pelindo Daya Sejahtera antara lain berupa layanan pengelolaan pembayaran gaji, pemberian fasilitas kredit konsumer (KPR, KKB, dan Briguna), Pengelolaan Dana Pensiun, dll.
 
 
"Dengan adanya kerjasama sinergi BUMN ini, diharapkan Bank BRI terus dapat berperan aktif di dalam sistem pembayaran jasa pelabuhan dengan memberikan kemudahan melalui channel Bank BRI," ujarnya.
 
 
Direktur Keuangan PT Pelindo III, U. Saefudin Noer mengatakan bahwa dengan kerjasama tersebut diharapkan semakin memberikan kemudahan, kenyamanan dan keamanan bagi pengguna pelabuhan dalam bertransaksi.
 
 
"Sebagai awalan memang baru berlaku di beberapa pelabuhan pelabuhan besar yang masuk wilayah Pelindo III, seperti Tanjung Perak, Benoa dan Banjarmasin, baru kemudian ke sejumlah pelabuhan Pelindo III lainnya.
 
 
"Karena untuk menghadirkan layanan ini kan mereka juga perlu investasi, jadi kami mulai di beberapa pelabuhan yang transaksinya ramai terlebih dahulu. Karena kami ingin kerjasama ini benar benar saling menguntungkan," ujarnya.

 

Tag : pelindo iii, bank bri
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top