Teror Terjadi Bertubi-tubi, Ini Kata Himbara

Himbara mengharapkan pemerintah segera menumpas para teroris dengan tegas dan tidak perlu ragu-ragu supaya dapat memberikan kepastian kondisi ekonomi dan keamanan.
Puput Ady Sukarno | 17 Mei 2018 02:56 WIB
Markas Polda Riau diserang teroris, Rabu (16/5/2018). - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Himpunan Bank Bank Negara (Himbara) mengharapkan pemerintah segera menumpas para teroris dengan tegas dan tidak perlu ragu-ragu supaya dapat memberikan kepastian kondisi ekonomi dan keamanan.

Himbara menyatakan hal itu melihat terjadinya aksi terorisme yang kembali muncul di Pekanbaru, Riau, Rabu (16/5/2018). Pasalnya, kembali terjadinya aksi teror yang bertubi-tubi itu dikhawatirkan dapat menggangu situasi bisnis perbankan.

 "Ya kami mengharapkan pemerintah segera menumpas para teroris dengan tegas dan tidak usah ragu supaya dapat memberikan kepastian kondisi ekonomi saat ini dan keamanan di negara kita," tutur Maryono, Ketua Himbara, di sela-sela penandatanganaan nota kesepahaman Bank BTN dengan Sucofindo, Rabu (16/5/2018).

Namun, Maryono yang juga Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, yakin bahwa pemerintah bisa segera menyelesaikannya dengan baik berbekal pengalaman yang ada saat ini.

"Kami juga yakin pemerintah bisa segera menyelesaikan dengan baik. Masalah terorisme, saya kira Indonesia sudah memiliki pengalaman yang sangat baik sehingga kami yakin bisa diselesaikan," ujarnya.

Sementara itu, bagi masyarakat umum, pihaknya juga berharap untuk dapat bersikap tenang, tidak perlu panik dan percaya pihak keamanan bahwa permalasahan aksi teror tersebut dapat segera terselesaikan.

"Untuk masyarakat, kami juga minta untuk tetap tenang dan percaya kepada pemerintah dan pihak keamanan bahwa masalah ini dapat segera diselesaikan dengan secepatnya," ujarnya.

Sebelumnya, Maryono yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Alumni Universitas Diponegoro (DPP IKA UNDIP) itu juga memberikan pernyataan sikapnya terkait rentetan peristiwa bom bunuh diri yang terjadi di sejumlah daerah itu.

Maryono memberikan apresiasi kepada pemerintah, aparat pemerintah, kepolisian, TNI, dan lembaga lain yang telah secara sigap dan cepat mampu menangani peristiwa teror di Surabaya dan Sidoarjo.

“Kami juga mendesak kepada aparat untuk bertidak tegas terhadap pelaku teror dan pendukung teror dan melakukan tindakan hukum sampai sekar-akarnya agar sekecil apapun perilaku teror dalam bentuk apa pun dapat ditanggal sejak dini sehingga peristiwa tersebut tidak terulang kembali,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga meminta kepada DPR RI dan pemerintah untuk segera menyelesaikan revisi UU Anti Terorisme yang saat ini tertahan di DPR.

Tag : himbara
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top