Orang Indonesia Bisa Santai Saja Tanpa Uang Tunai Seharian

"Ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia siap menjadi bagian dari bangsa digital di masa depan," kata Riko Abdurrahman, President Director of PT Visa Worldwide Indonesia.
Newswire | 26 Mei 2018 08:16 WIB
uang tunai

Bisnis.com, JAKARTA -- Visa melakukan studi Consumer Payment Attitudes untuk memahami perilaku konsumen digital di Asia Tenggara. Hasilnya mengejutkan. Survei terbaru ini disebar ke 7 negara di Asia Tenggara, yakni Indonesia, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam yang melibatkan 4.000 responden.

Di Indonesia, demografi responden studi yang dilakukan pada Juli 2017 ini terdiri dari pria dan wanita berusia 18 tahun ke atas dengan penghasilan pribadi bulanan Rp 3 juta ke atas. Dari studi ini, Visa merilis bahwa 8 dari 10 atau sekitar 76 persen masyarakat Indonesia menyatakan mereka merasa semakin percaya diri dapat hidup tanpa uang tunai selama 24 jam.

"Ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia siap menjadi bagian dari bangsa digital di masa depan," kata Riko Abdurrahman, President Director of PT Visa Worldwide Indonesia, baru-baru ini.

Menurut dia, perkembangan teknologi dan inovasi telah mendorong konsumen Indonesia untuk lebih menggunakan pembayaran elektronik dalam kehidupan sehari-hari dibandingkan dengan bertransaksi secara tunai. Hal itu dibuktikan juga data bahwa 8 dari 10 responden Indonesia menyatakan mereka berbelanja secara online setidaknya sebulan sekali. Hal itu setelah mereka mencari solusi pembayaran yang inovatif untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Dengan hasil studi ini, Riko juga menilai masyarakat Indonesia semakin dekat dengan teknologi digital dan menginginkan belanja dalam seketika serta merasa aman di manapun dan kapanpun. Lebih jauh terungkap studi ini juga menemukan bahwa hampir separuh dari responden menginginkan Indonesia menjadi negara tanpa tunai.

Yang lebih menarik, ternyata 85% responden Indonesia telah melakukan pembayaran digital menggunakan ponsel cerdas untuk berbagai kebutuhan, seperti berbelanja, memesan taksi dan membayar makanan di restoran. Selain itu, sebanyak 75% responden Indonesia menggunakan ponsel mereka untuk mengakses layanan perbankan setidaknya sekali dalam seminggu berbanding dengan 69% responden yang lebih memilih untuk langsung datang ke kantor bank.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
visa, uang tunai

Sumber : Tempo

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top