Pembiayaan Eximbank Tumbuh 13% Pada Kuartal I/2018

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank mencatatakan outsatnding pembiayaan Rp102 triliun pada kuarta I/2018. Pencapaian tersebut meningkat 13,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp89,8 triliun.
Reni Lestari | 31 Mei 2018 13:59 WIB
Indonesia Eximbank - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA -- Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank mencatatakan outsatnding pembiayaan Rp102 triliun pada kuarta I/2018. Pencapaian tersebut meningkat 13,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp89,8 triliun.

Direktur Eksekutif Indonesia Eximbank, Sinthya Roesly mengatakan tahun ini pihaknya menargetkan total outstanding pinjaman sebesar Rp112 triliun. "Target kami 2018 ini sekitar Rp112 triliun, Insyaallah tercapai," katanya di Jakarta, Kamis (31/5/2018).

Dia melanjutkan selain fasilitas pinjaman komersial, LPEI juga ditugaskan Kementerian Keuangan untuk menyalurkan pembiayaan penugasan khusus atau national interest account (NIA).

Hal itu dengan tujuan menyediakan pembiayaan ekspor atas transaksi atau proyek yang secara komersial sulit dilaksanakan, tetapi dianggap perlu oleh pemerintah. Penugasan tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan No.198/PMK.08/2017. National interest account yang sudah disalurkan sejauh ini yakni kepada PT Inca (Persero) sebesar Rp600 miliar, dan PT Dirgantara Indonesia sebesar Rp354 miliar.

Sementara itu, negara tujuan ekspor yang dibiayai dengan penugasan khusus tersebut yakni pasar non tradisional seperti Thailand, Nepal, Uni Emirat Arab dan negara-negara di kawasan Afrika yang tidak embargo PBB.

"Kemudian dari kawasan Afrika Rp1,3 triliun ini nanti peruntukannya ada macam-macam, ada beberapa potensi produk ekspor yang nanti coba didukung dari alokasi Rp1,3 triliun," jelasnya.

Tag : indonesia eximbank
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top