Apa Saja Produk Asuransi yang Laris Menjelang Lebaran?

Ketua Bidang Statistik, TI, Riset, Analisa, dan Aktuaris sekaligus Wakil Ketua Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Trinita Situmeang mengatakan permintaan terhadap beberapa produk asuransi umum meningkat selama musim mudik Lebaran. Di antaranya asuransi uang, asuransi kecelakaan diri, asuransi kebakaran, dan asuransi kendaraan bermotor.
Azizah Nur Alfi | 12 Juni 2018 08:22 WIB
Karyawan berdiri di dekat logo beberapa perusahaan asuransi di kantor Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) di Jakarta. - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA -- Sejumlah produk asuransi umum laris manis menjelang Lebaran.

Ketua Bidang Statistik, TI, Riset, Analisa, dan Aktuaris sekaligus Wakil Ketua Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Trinita Situmeang mengatakan permintaan terhadap beberapa produk asuransi umum meningkat selama musim mudik Lebaran. Di antaranya asuransi uang, asuransi kecelakaan diri, asuransi kebakaran, dan asuransi kendaraan bermotor.

Produk asuransi uang dan kecelakaan diri menjadi produk dengan permintaan tertinggi menjelang Lebaran.

Tingginya permintaan produk asuransi uang sejalan dengan lalu lintas uang yang kian ramai di seluruh penjuru Indonesia menjelang Idulfitri. Produk ini banyak digunakan oleh institusi perbankan, leasing, dan perusahaan cash carrier.

Produk asuransi uang memberikan perlindungan dengan jenis pertanggungan cash in safe dan cash in transit. Cash in safe memberikan perlindungan selama penyimpanan seperti di ATM, sedangkan cash in transit memberikan perlindungan selama proses pengiriman uang tunai oleh perusahaan cash carrier.

Trinita melanjutkan permintaan produk asuransi keuangan dapat meningkat sekitar 20%-25% menjelang Lebaran, seiring dengan kebutuhan uang tunai yang besar. Begitu pula dengan jumlah premi, yang turut naik sejalan dengan perlindungan yang lebih luas.

Pertumbuhan itu juga terjadi pada musim liburan lainnya.

"Pada musim Lebaran, ada spesial kapasitas tambahan [asuransi uang] supaya bisa menutup hingga 50%-nya," ujarnya, Selasa (12/6/2018).

Tag : lebaran, asuransi umum
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top