BI Segera Perkenalkan Indeks Acuan Transaksi Baru IndONIA

Bank sentral segera memperkenalkan indeks suku bunga acuan pasar uang 'overnight' atau IndONIA dalam waktu dekat.
Hadijah Alaydrus | 23 Juli 2018 14:26 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--Bank sentral segera memperkenalkan indeks suku bunga acuan pasar uang 'overnight' atau IndONIA dalam waktu dekat.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo menuturkan IndONIA adalah indeks suku bunga transaksi pinjam-meminjamkan rupiah tanpa agunan (uncollateralized) yang dilakukan antar bank untuk jangka waktu satu malam atau overnight (O/N).

"IndONIA merupakan suku bunga transaksi yang terbentuk dari transaksi pasar," tegas Dody, Minggu (23/07).

Adapun perbedaan dengan JIBOR, Dody memaparkan IndONIA mengunakan suku bunga transaksi yang terbentuk dari transaksi pasar.

Sementara itu, JIBOR ditetapkan berdasarkan kuotasi suku bunga indikasi yang disampaikan oleh bank kontributor.

Menurutnya, IndONIA dan JIBOR akan menjadi suku bunga referensi pasar uang.

Dalam hal ini, BI membentuk IndONIA untuk mengurangi kompleksitas kontrak keuangan dengan mendorong standarisasi dalan penggunaan suku bunga acuan pada surat utang dan /atau pinjaman dengan suku bunga mengambang, derivatif suku bunga rupiah, dan sebagai valuasi instrumen keuangan.

Dody mengemukakan beberapa negara lian telah menerapkan suku bunga referensi berbasis suku bunga transaksi overnight, contohnya Bank of England yang menerapkan SONIA (Sterling Overnight Interbank Average Rate) atau suku bunga transaksi uncolateralized), The FED yang mengunakan SOFR (Secured Overnight Financing Rate), dan BOJ yang menerapkan TONAR (Tokyo Overnight Average Rate).

Tag : bank indonesia
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top