Kejora Ventures Siap Danai 44 "Startup" Sampai Akhir Tahun 

Perusahaan modal ventura Kejora Ventures menargetkan dapat mendanai 2-4 startup baru sampai akhir tahun ini.
Reni Lestari | 21 September 2018 15:52 WIB
Ilustrasi - investama.co.id

Bisnis.com, JAKARTA -- Perusahaan modal ventura Kejora Ventures menargetkan dapat mendanai 2-4 startup baru sampai akhir tahun ini.

Founding Partner Kejora Ventures Sebastian Togelang mengatakan sampai saat ini, perusahaan telah menggelontorkan dana investasi bagi 40 startup di Indonesia. Dengan demikian, sampai akhir 2018 jumlah tersebut diperkirakan bertambah maksimal menjadi 44 entitas. 
 
"Hingga saat ini, Kejora telah mendanai 40 startup dari berbagai sektor. Sampai akhir tahun mungkin akan bertambah 2-4," sebutnya kepada Bisnis, Jumat (21/9/2018). 
 
Sebastian melanjutkan sejak didirikan pada 2014, pihaknya telah mengucurkan dana US$100 juta kepada puluhan startup. Pendanaan yang telah dikucurkan mencakup pendanaan awal dan Seri A, serta pendanaan lanjutan atau Seri B dan Seri C.

Perusahaan rintisan yang didanai berasal dari berbagai sektor seperti finansial, logistik, dan edukasi. 
 
"Startup tersebut di antaranya kami danai hingga pendanaan lanjutan Seri A dan Seri B. Bahkan, beberapa kami danai hingga Seri C," jelasnya. 
 
Tahun ini, Kejora Ventures menyiapkan dana Rp100 miliar-Rp150 miliar per startup untuk pendanaan Seri B atau Seri C. Pendanaan ditujukan bagi perusahaan rintisan yang sedang memasuki tahap pengembangan. 

Startup yang menjadi sasaran mesti yang sudah memiliki rekam jejak tersendiri dari berasal dari berbagai sektor, antara lain edukasi, kesehatan, e-commerce, logistik, dan finansial.
 
Selain dari segi pendanaan, Kejora juga memiliki fokus sinergi portofolio antara perusahaan dengan startup dan menciptakan ekosistem teknologi pada sektor-sektor yang didalami. Langkah ini diharapkan dapat mendukung percepatan kematangan industri teknologi. 
 
Secara keseluruhan, industri modal ventura mengalami pertumbuhan penyaluran pembiayaan hingga dua digit sampai Juli 2018.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tentang statistik lembaga pembiayaan Juli 2018, total penyaluran pembiayaan industri modal ventura mencapai Rp8,13 triliun. Jumlah tersebut meningkat 19,23% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang senilai Rp6,82 triliun. 
 
Pembiayaan bagi hasil masih mendominasi penyaluran dana yakni Rp6,28triliun atau 77,29%, diikuti oleh penyertaan saham sebesar Rp1,35 triliun atau 16,69%, dan obligasi konversi senilai Rp489 miliar atau 6,01%.

Sementara itu, jumlah aset tercatat senilai Rp11,34 triliun atau meningkat 6,33% secara year-on-year (yoy) dari sebelumnya Rp10,68 triliun. 
 

Tag : modal ventura, StartUp
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top