Laba Maybank di Zona Merah Sampai Akhir Tahun

- Laba bersih PT Bank Maybank Indonesia Tbk terus berada di zona merah dari quartal pertama sampai Agustus 2018.
Laba Maybank di Zona Merah Sampai Akhir Tahun
Andi M. Arief - Bisnis.com 18 Oktober 2018  |  23:24 WIB
Laba Maybank di Zona Merah Sampai Akhir Tahun
Direktur Utama PT Bank Maybank Indonesia Tbk Taswin Zakaria. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Laba bersih PT Bank Maybank Indonesia Tbk terus berada di zona merah dari quartal pertama sampai Agustus 2018.

Laba bersih bank asal malaysia ini terus berkurang jika dibandingkan secara tahunan.

Presiden Direktur Bank Maybank Taswin Zakaria mengatakan hal tersebut merupakan imbas dari one-off income hasil kerja sama bancassurance antara perseroan dengan Allianz Life Indonesia.

Kemitraan tersebut berbentuk pemasara yang dilakukan oleh perseroan.

Berkat kemitraan tersebut, Allianz Life direncanakan menjadi penyedia produk dan layanan asuransi jiwa kepada nasabah perseroan selama 10 tahun ke depan sejak 2016.

Menurut Taswin, perseroan mendapatkan total up-front fee senilai Rp1 triliun yang dituangkan masing-masing Rp500 miliar pada 2016 dan 2017.

"Kami sebenarnya tumbuh sampai 19% laba sebelum pajak. Laba setelah pajaknya lebih besar lagi [pertumbuhannya] 26%, tapi itu kalau kita keluarkan one-off yang tahun lalu. Jadi [perbandingannya] business to business dong. Jadi business as ussual," ujar Taswin ujar RUPS Maybank Indonesia, Kamis (18/10/2018).

Taswin mengatakan, per September, laba perseroan hannya tumbuh 3%. Adapun fee-based income Maybank Indonesia menopang 25% dari total pendapatan perseroan.

Taswin melanjutkan bahwa pertumbuhan pada tahun ini akan terus terlihat merugi sebab perbandingan tahun sebelunya dengan tahun 2017. Fenomena ini, sambungnya, akan hilang pada 2019, sebab tahun pembandingnya adalah 2018.

Namun demikian, Taswin memproyeksikan pada kuartal akhir tahun ini neraca keuangan perseroan mulai akan membaik.

Dari sisi likuiditas, per September, proporsi dana murah (Current Account Saving Account/CASA) terhadap dana pihak ketiga perseroan tumbuh menjadi 42% dari 39% pada periode yang sama tahun lalu. Penyaluran kredit pun tumbuh sebesar 8%.

Maybank Indonesia telah mengesahkan Datuk Lim Hong Tat sebagai Komisaris, Widya Permana sebagai Direktur, dan Muhamdian sebagai Direktur Kepatuhan. Taswin melihat pengesahan ini dapat membuat perseroan melanjutkan bekerja dengan baik.

Taswin menambahkan perseroan akan mengembangkan digital payment guna menambah jumlah nasabah dan dana murah perseroan.

"Dari retail side akan semakin menyempurnakan kita punya 'Maybank to You' itu," ucapnya.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
perbankan, maybank

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top