KreditPro Terhubung dengan Petani Jagung di Nusa Tenggara Barat

Perusahaan teknologi finansial pinjam meminjam KreditPro menyediakan kanal pembiayaan yang terhubung dengan ekosistem usaha pertanian di Nusa Tenggara Barat.
N. Nuriman Jayabuana | 25 Oktober 2018 17:30 WIB
Petani memanen jagung di salah satu perkebunan di Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis (11/1). - ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Bisnis.com, JAKARTA -- Perusahaan teknologi finansial pinjam meminjam KreditPro menyediakan kanal pembiayaan yang terhubung dengan ekosistem usaha pertanian di Nusa Tenggara Barat.

Chief of KreditPro Adelheid Helena Bokau mengungkapkan pihaknya telah bekerja sama dengan Koperasi Duta Tani Sejahtera (DTS) di wilayah tersebut untuk penyaluran pembiayaan kepada para anggota koperasi, yang sebagian besar merupakan kelompok petani jagung.

Saat ini, Koperasi DTS memiliki 11.524 anggota. Pada tahap awal, KreditPro akan menyalurkan pinjaman kepada 100 anggota.

"KreditPro akan memberikan pinjaman kepada petani melalui Koperasi DTS, di mana koperasi itu berperan memberikan data petani, rekomendasi, mengelola dana pencairan serta mengatur pelunasan pinjaman anggota," ujarnya melalui keterangan resmi, Kamis (25/10/2018).

Adelheid menerangkan anggota Koperasi DTS yang ingin mengajukan  pinjaman harus terlebih dulu mendapatkan rekomendasi dari pihak koperasi. Jika lolos verifikasi, maka dana akan cair dalam waktu 1x24 jam.

"Dengan adanya kerja sama ini, kami berharap bisa meningkatkan kesejahteraan para petani jagung di Nusa Tenggara Barat (NTB) serta meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia," lanjutnya.

KreditPro merupakan anak perusahaan PT Digiasia Bios yang fokus dalam  menumbuhkan inklusi keuangan. KreditPro merupakan peer-to-peer (P2P) lending dan telah terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang sekaligus memiliki misi untuk menyalurkan pendanaan untuk modal kerja.

Tag : petani, fintech
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top