Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Aswata Bidik Premi Asuransi Tumbuh 10% pada 2019

Asuransi Wahana Tata membidik pertumbuhan premi bruto bisa mencapai 10% pada 2019 lebih optimistis dari tahun ini yang diperkirakan hanya tumbuh satu digit.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 30 November 2018  |  16:55 WIB
Presdir PT Asuransi Wahana Tata (Aswata) Christian Wanandi (kedua kiri), bersama Direktur M. Th. Ratnawati Pranadjaja (dari kiri), Direktur Agus Setya Dharma , dan Direktur Gana Adhitya berfoto bersama saat peluncuran produk baru asuransi properti Griya A dan Usaha A, di Jakarta, Selasa (25/7). - JIBI/Dedi Gunawan
Presdir PT Asuransi Wahana Tata (Aswata) Christian Wanandi (kedua kiri), bersama Direktur M. Th. Ratnawati Pranadjaja (dari kiri), Direktur Agus Setya Dharma , dan Direktur Gana Adhitya berfoto bersama saat peluncuran produk baru asuransi properti Griya A dan Usaha A, di Jakarta, Selasa (25/7). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Asuransi Wahana Tata membidik pertumbuhan premi bruto bisa mencapai 10% pada 2019 lebih optimistis dari tahun ini yang diperkirakan hanya tumbuh satu digit. 

Direktur Utama PT Asuransi Wahana Tata, Christian Wirawan Wanandi memperkirakan premi bruto perseroan hanya tumbuh single digit hingga akhir tahun ini. Hingga kuartal III/2018, premi bruto perseroan justru turun 2% secara year on year yang disebabkan faktor persaingan.

Meski demikian, perseroan optimistis menatap pertumbuhan bisnis pada tahun depan yang direncanakan mengejar pertumbuhan premi bruto 10% pada 2019.

Menurutnya, optimisme tersebut seiring dengan strategi perusahaan merilis 3-4 produk baru pada kuartal II dan III/2019. "Kami berharap single digit growth saja [di akhir 2018]. Di 2019, kami rencana tumbuh 10%," katanya dikutip pada Jumat (30/11/2018).

Sebagai informasi, Asosiasi Asuransi Umum Indonesia memperkirakan premi industri asuransi umum tumbuh single digit pada akhir tahun ini. Proyeksi ini sebagai respon terhadap Menteri Keuangan Sri Mulyani yang memprediksi ekonomi Indonesia secara keseluruhan tumbuh 5,17%, memeleset dari target yang ditetapkan pemerintah dalam asumsi makroekonomi APBN 2018 sebesar 5,4%.

Sebelumnya, AAUI memprediksi total pertumbuhan premi hingga akhir 2018 dapat tercapai minimal 10%. Harapan ini sejalan dengan premi bruto pada semester I/2018 yang tumbuh 11% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asuransi umum
Editor : Fajar Sidik

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top