Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Target Kredit BNI Tahun 2019 Dipatok Tumbuh 15%

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. menargetkan pertumbuhan kredit pada kisaran 13% - 15% sepanjang tahun ini. Angka ini lebih rendah dibanding perolehan pertumbuhan kredit tahun lalu yang sebesar 16,2% secara tahunan (year on year/yoy).
Ipak Ayu H Nurcaya
Ipak Ayu H Nurcaya - Bisnis.com 23 Januari 2019  |  19:22 WIB
Nasabah BNI sedang menggunakan ATM.
Nasabah BNI sedang menggunakan ATM.

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. menargetkan pertumbuhan kredit pada kisaran 13%-15% sepanjang tahun ini. Angka ini lebih rendah dibanding perolehan pertumbuhan kredit tahun lalu yang sebesar 16,2% secara tahunan (year on year/yoy).

Direktur Keuangan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Anggoro Eko Cahyo menilai tahun lalu bukan tahun yang mudah karena penuh dengan volatilitas. Imbasnya suku bunga acuan terus terkerek naik dan mata uang rupiah melemah dihadapan mata uang dollar Amerika Serikat.

Alhasil, kondisi makro ekonomi khususnya di Indonesia sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.  "Namun dalam kondisi itu kami masih bisa mencetak kinerja sesuai dengan garis yang kami harapkan. Untuk itu tahun ini kami berharap lebih stabil meski masih dibayangi likuiditas yang mengetat," katanya, Rabu (23/1/2019).

Anggoro mengemukakan selain target pertumbuhan kredit, perseroan juga mengharapkan laba naik hingga 13%-15% yoy, LDR 88%-90% yoy, NIM 5,3%-5,4%, NPL 1,9%-2%, dan DPK bertumbuh hingga 16% yoy.

Anggoro memastikan semua target di atas dirancang dengan fokus perbaikan pada kualitas dan tidak menepis adanya peluang kenaikan suku bunga yang masih akan terjadi tahun ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bni perbankan bbni
Editor : Fajar Sidik
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

BisnisRegional

To top