Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

DBS Indonesia Geber Pengembangan Digibank

PT Bank DBS Indonesia masih akan fokus mengembangkan produk perbankan digital dalam beberapa tahun ke depan. Melalui produk Digibank, perseroan berharap pelayanan sempurna bagi nasabah.
Ipak Ayu H Nurcaya
Ipak Ayu H Nurcaya - Bisnis.com 31 Januari 2019  |  22:28 WIB
Presiden Direktur PT Bank DBS Indonesia Paulus Sutisna di sela-sela peluncuran layanan private banking di Jakarta, Kamis (19/7/2018). - JIBI/Abdullah Azzam
Presiden Direktur PT Bank DBS Indonesia Paulus Sutisna di sela-sela peluncuran layanan private banking di Jakarta, Kamis (19/7/2018). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank DBS Indonesia masih akan fokus mengembangkan produk perbankan digital dalam beberapa tahun ke depan. Melalui produk Digibank, perseroan berharap pelayanan sempurna bagi nasabah.

Presiden Direktur PT Bank DBS Indonesia Paulus Sutisna mengatakan, Digibank masih menyediakan produk dasar perbankan, seperti pembukaan rekening, transfer, dan tabungan. Oleh sebab itu, pada tahun ini perseroan akan meningkatkan berbagai layanan guna menambah kepuasan nasabah.

"Kami akan banyak masukkan layanan ke digital, salah satunya kredit yang merupakan kelanjutan dari program agro landing yang mana nasabah tidak lagi perlu memberikan slip gaji atau alamat rumah pada kami. Kami akan gunakan fasilitas big data yang akan mengecek secara otomatis," katanya di sela-sela DBS Asian Insights Conference 2019, Kamis (31/1/2019).

Paulus melanjutkan, sebagai penyeimbang dari pengembangan bisnis digital, perseroan akan memaksimalkan pertumbuhan secara organik. Hal ini mengingat sudah banyak sekali nasabah yang dijaring melalui Digibank.

Pada 2017, tuturnya, saat awal merilis Digibank, perseroan hanya bisa meraup 100 nasabah per hari. Saat ini, sambungnya, rerata 1.000 nasabah bisa dijangkau per hari.

Dia mengklaim, prestasi tersebut merupakan buah keberhasilan produk digital, sebab akan sulit bagi perseroan jika hanya mengandalkan bisnis secara konvensional.

Hingga kini, perseroan mencatat ada 600.000 pengguna Digibank. Meskipun demikian, Paulus mengaku bahwa kinerja Digibank untuk meningkatkan pertumbuhan dana pihak ketiga masih belum maksimal.

"Ini tahap pertama jadi pengaruh ke pertumbuhan DPK [dana pihak ketiga] belum banyak. Namun, kami percaya ketika sudah efektif layanan untuk kemudahan nasabah mengambil kredit maka penghimpunan dana akan melaju beriringan," ujar Paulus.

Dengan demikian, lanjutnya, pertumbuhan kredit perseroan pada tahun ini akan mencapai dua digit. Menurutnya, perseroan masih akan memaksimalkan kredit korporasi dan konsumer sebagai kelanjutan dari fokus lini bisnis ANZ yang sebelumnya diakuisisi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dbs
Editor : Hendri Tri Widi Asworo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top