ULASAN KINERJA 2018: Total Aset BPJS Ketenagakerjaan Tumbuh 14,5%

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Ketenagakerjaan membukukan pertumbuhan total aset hingga 14,5% sepanjang 2018.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 10 Juni 2019  |  20:55 WIB
ULASAN KINERJA 2018: Total Aset BPJS Ketenagakerjaan Tumbuh 14,5%
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto menyampaikan paparan pada rapat dengar pendapat dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/2/2019). - ANTARA/Dhemas Reviyanto

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Ketenagakerjaan membukukan pertumbuhan total aset hingga 14,5% sepanjang 2018.

Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2018, total aset BPJS Ketenagakerjaan mencapai Rp374,2 triliun. Jumlahnya meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya senilai Rp326,7 triliun.

Total aset tersebut terdiri dari aset dana jaminan sosial dan aset BPJS Ketenagakerjaan. Pada 2018, aset dana jaminan sosial mencapai Rp359,3 triliun atau tumbuh 15,06% dari 2017 senilai Rp312,3 triliun.

Aset BPJS Ketenagakerjaan tercatat senilai Rp14,9 triliun pada 2018. Jumlah tersebut tumbuh 3,24% dibandingkan dengan 2017 senilai Rp14,4 triliun.

Nilai investasi dana jaminan sosial pada 2018 mencapai Rp353,8 triliun atau naik 15,5% dibandingkan dengan 2017 senilai Rp306,3 triliun.

Meskipun begitu, hasil investasi dana jaminan sosial pada 2018 tercatat merosot 75,9% menjadi Rp6,22 triliun. Pada tahun sebelumnya, hasil investasi tercatat mencapai Rp25,8 triliun.

Pendapatan operasional pun tercatat menurun 3,08% sepanjang 2018 menjadi Rp4,6 triliun. Pada 2017, pendapatan operasional tercatat senilai Rp4,75 triliun.

Hal tersebut mendorong penghasilan neto dari BPJS Ketenagakerjaan pada 2018 menjadi Rp341,7 miliar. Jumlahnya merosot 77,94% dibandingkan dengan 2017 senilai Rp1,54 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bpjs ketenagakerjaan

Editor : Anggi Oktarinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top