Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bank Indonesia: Pendapatan Konsumen untuk Konsumsi Rumah Tangga Turun

Bank Indonesia merilis data Pendapatan Konsumen Porsi pendapatan responden rumah tangga digunakan untuk konsumsi atau average propensity to consume ratio pada Agustus 2019 sedikit menurun dibandingkan bulan sebelumnya, yaitu dari 68,8 persen menjadi 68,6 persen.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 06 September 2019  |  15:08 WIB
Bank Indonesia - JIBI
Bank Indonesia - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA - Bank Indonesia merilis data Pendapatan Konsumen Porsi pendapatan responden rumah tangga digunakan untuk konsumsi atau average propensity to consume ratio pada Agustus 2019 sedikit menurun dibandingkan bulan sebelumnya, yaitu dari 68,8 persen menjadi 68,6 persen. 

Dilansir dari dokumen Survei Konsumen Agustus 2019, nenurunnya proporsi konsumsi diikuti dengan meningkatnya porsi tabungan terhadap pendapatan atau savings to income ratio dari 19,1 persen menjadi 19,2 persen. 

Hal ini juga meningkatnya porsi pembayaran cicilan pinjaman terhadap pendapatan atau debt service to income ratio dari 12,2 persen menjadi 12,5 persen.

Berdasarkan kelompok pengeluaran, menurunnya porsi konsumsi terhadap pendapatan terjadi hampir seluruh kelompok responden, terutama pada responden dengan pengeluaran di atas Rp5 juta per bulan. 

Sementara kenaikan porsi tabungan terhadap pendapatan terjadi pada seluruh tingkat pengeluaran responden, tertinggi pada responden dengan tingkat pengeluaran Rp1- Rp2 juta per bulan.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia pinjaman
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top