BRI Sinergi dengan PNM Salurkan KUR Mikro ke Nasabah Mekaar di Lumajang

Selain penyaluran pembiayaan bagi nasabah Mekaar, dilakukan juga Corporate Social Responsibility (CSR) yang turut dihadiri Menteri BUMN Rini Soemarno.
Annisa Margrit
Annisa Margrit - Bisnis.com 11 September 2019  |  22:19 WIB
BRI Sinergi dengan PNM Salurkan KUR Mikro ke Nasabah Mekaar di Lumajang
Para nasabah Mekaar PT Permodalan Nasional Madani (Persero) di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur yang mendapatkan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. berfoto bersama. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. bersinergi dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dengan menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro kepada nasabah Mekaar di Desa Ranupani, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur (Jatim).

Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto mengungkapkan kriteria nasabah Mekaar yang naik kelas di antaranya aktif, tidak pernah memiliki tunggakan angsuran selama menjadi nasabah, memiliki prospek usaha yang baik, memerlukan pembiayaan dari perbankan, dan mempunyai catatan yang baik. Para nasabah Mekaar yang menerima KUR umumnya memiliki usaha yang bergerak di bidang perdagangan, peternakan, dan pertanian. 

“Kami akan senantiasa memberikan pendampingan dan pembinaan kepada nasabah Mekaar yang akan dan telah naik kelas melalui pembiayaan KUR BRI. Harapan kami, mereka dapat meningkatkan daya saing dan akhirnya bisnisnya dapat terus berkembang, “ ungkapnya dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Rabu (11/9/2019).

BRI memberikan kemudahan bagi nasabah Mekaar naik kelas yang akan mengajukan pembiayaan. Nasabah Mekaar cukup mendapat rekomendasi dari PNM, memiliki kegiatan usaha, tidak sedang memiliki kredit produktif di bank lain, serta tidak pernah menunggak angsuran.

Mereka tidak diminta agunan tambahan, proses pembiayaannya cepat, dan dananya pun langsung masuk rekening tabungan. 

BRI juga menggelar “BRIncubator” sebagai pendampingan kepada seluruh nasabah Mekaar yang naik kelas dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kompetensi  para pengusaha agar bisnisnya semakin meningkat.

BRI telah menyalurkan KUR senilai Rp50,3 triliun kepada lebih dari 2,4 juta debitur sepanjang semester I/2019. Jumlah ini setara dengan 57,8 persen target penyaluran KUR perseroan untuk tahun ini, yang sebesar Rp86,97 triliun.

Sementara itu, PNM menyatakan saat ini, ada 1.146.647 nasabah Mekaar di Jatim dengan total dana penyaluran sebesar Rp1,96 triliun. Khusus di Kabupaten Lumajang, tercatat ada 35.154 nasabah Mekaar dengan total penyaluran dana sebesar Rp.51,32 miliar. Dari jumlah ini, terdapat 15 nasabah yang telah mendapat KUR naik kelas dan 50 nasabah tercatat sebagai nasabah potensial.

Menteri BUMN Rini Soemarno turut mengapresiasi sinergi antara dua BUMN ini.

“Saya menyambut baik program dan sinergi sperti ini bagaimana kita terus mendorong agara nasabah bisa meningkat lagi kapasitas usahanya agar lebih produktif lagi dan lebih mampu bersaing. Semoga ini bermanfaat dan ibu-ibu bisa menabung dan membantu ibu-ibu Mekaar bisa sukses dan sejahtera,” ungkapnya.

Di lokasi yang sama, Rini mendorong perusahaan-perusahaan pelat merah untuk meningkatkan kepedulian bagi masyarakat melalui program-program pemberdayaan lingkungan dan ekonomi masyarakat. Di Danau Ranu Pane, BRI juga menyalurkan CSR BRI Peduli lingkungan dan sarana umum kepada masyarakat sekitar.

Penyaluran bantuan tersebut berupa revitalisasi Danau Ranu Pane, yang berbentuk pengerukan tanah atau pelebaran danau yang menyempit karena sedimentasi. Lewat pengerukan yang dilakukan bertahap, kedalaman danau akan dikembalikan ke kondisi semula yakni sekitar 12 meter. 

Pengerukan juga akan menciptakan mata air baru di sekitar lingkar bibir danau yang nantinya juga akan menunjang ekologi di sekitar danau. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menggunakan alat berat dan kerja bakti dari warga.

Dilakukan pula penghijauan berupa penanaman bibit pohon di sekitar area Ranu Pane, di mana BRI bekerja sama dengan instansi lingkungan hidup setempat untuk penyediaan bibit serta pembangunan rest area bagi para pendaki Gunung Semeru. Infrastruktur yang akan dibuat antara lain pembangunan pintu gerbang, pembangunan area parkir kendaraan bermotor, mini landscape, lapangan olahraga, MCK,  kios UMKM, dan gazebo.

Rini juga ikut menanam 5.000 bibit pohon cemara gunung di sekitar hutan lindung Gunung Semeru dan merevitalisasi shelter yang digunakan oleh para pendaki. 

“Harapannya ini nanti dapat memperbaiki kondisi alam Gunung Semeru dan Danau Ranu Pane, serta dapat mendorong peningkatan aktivitas kunjungan wisatawan yang dapat meningkatkan produktivitas perekonomian masyarakat sekitar. Semoga kita bisa menjaga bersama-sama,” tambahnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bumn

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top