Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BNI Kelimpahan 'Take Over' KPR

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. mencatat menerima kredit pemilikan rumah (KPR) dari pindahan bank lain atau take over sekitar 5% dari total pembiayaan perumahan dalam setiap bulannya.
Ipak Ayu H Nurcaya
Ipak Ayu H Nurcaya - Bisnis.com 17 Oktober 2019  |  09:53 WIB
Foto ilustrasi perumahan. - Bisnis Rahman
Foto ilustrasi perumahan. - Bisnis Rahman

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. mencatat menerima kredit pemilikan rumah (KPR) dari pindahan bank lain atau take over sekitar 5% dari total pembiayaan perumahan dalam setiap bulannya.

Sebaliknya, menurut General Manager Product Management Division BNI J. Donny Bima Herjuno, perseroan juga menerima pelunasan lebih awal KPR dalam setiap bulan. Namun, dia mengaku belum dapaf mengidentifikasi pelunasan KPR oleh debitur apakah di-take over bank lain, atau sebab lainnya.

"Paling penting untuk menjaga agar debitur tidak pindah setelah masa fixed rate yakni dengan kami memperkuat relationship," katanya kepada Bisnis, Rabu (16/10/2019).

Adapun penyaluran KPR BNI per September 2019 mencapai lebih dari Rp8,5 triliun, dengan pertumbuhan portofolio mencapai 9,5% yoy.

Menurut Donny, untuk strategi akuisisi selain fokus kerja sama dengan berbagai developer, BNI juga memasarkan KPR secara online melalui e-Form BNI Griya yang dapat diakses kapan saja dan dimana saja, melalui website BNI, aplikasi BNI mobile banking.

Alhasil, hingga akhir kuartal IV/2019 mendatang pertumbuhan kredit KPR atau BNI Griya masih diproyeksi tumbuh 10% yoy. 

EVP Consumer Loan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Ignatius Susatyo Wijoyo sebelumnya mengatakan dari penyaluran rerata KPR perseroan yang per bulan Rp700 miliar, ada sekitar Rp200 miliar hingga Rp250 miliarnya mengalami pelunasan di awal.

"Itu saya amati terus meningkat dari dahulu cuman keluar Rp100 miliar lalu sampai Rp250 miliar ternyata polanya sama yakni setelah bunga fix dan memasuki bunga floating, mereka pindah bank" ujar Ignatius kepada Bisnis belum lama ini. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bni kpr
Editor : Hendri Tri Widi Asworo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top