Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pinjaman Modalku Tembus Rp10 Triliun pada November 2019

Bisnis.com, JAKARTA – PT Mitrausaha Indonesia Grup (Modalku) telah membukukan pinjaman secara akumulatif senilai Rp10 triliun bagi UMKM, meningkat tiga kali lipat dari capaian November 2018 yang mencapai sekitar Rp3 triliun.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 14 November 2019  |  14:29 WIB
Co Founder dan CEO Modalku Reynold Wijaya (dari kiri) berbincang dengan pelaku UMKM dan peminjam Modalku Muhamad Khoiruddin dan Co Founder dan COO Modalku Iwan Kurniawan di sela-sela media gathering di Jakarta Rabu (3/7/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan
Co Founder dan CEO Modalku Reynold Wijaya (dari kiri) berbincang dengan pelaku UMKM dan peminjam Modalku Muhamad Khoiruddin dan Co Founder dan COO Modalku Iwan Kurniawan di sela-sela media gathering di Jakarta Rabu (3/7/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Mitrausaha Indonesia Grup (Modalku) telah membukukan pinjaman secara akumulatif senilai Rp10 triliun bagi UMKM, meningkat tiga kali lipat dari capaian November 2018 yang mencapai sekitar Rp3 triliun.  

Capaian tersebut menunjukkan pinjaman Modalku telah mencapai target pada tahun ini. Pinjaman Modalku disalurkan di Indonesia, Malaysia, dan Singapura sejak didirikan. Selain jumlah penyaluran, Modalku juga mengutamakan perluasan jangkauan UMKM yang bisa mendapatkan pinjaman. 

Co-Founder & CEO Modalku Reynold Wijaya mengatakan Modalku telah menyalurkan dana ke lebih dari 1,1 juta jumlah transaksi pinjaman UMKM. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 40 kali lipat, dimana pada tahun sebelumnya penyaluran dana diberikan ke 25.000 pinjaman UMKM.

“Dalam meningkatkan inklusi keuangan, Modalku bekerjasama dengan beberapa platform digital seperti e-commerce untuk menjangkau lebih banyak UMKM yang tersebar di seluruh Indonesia,” katanya seperti dikutip dari siaran pers, Kamis (14/11).

Sebelumnya, Modalku telah mendapatkan izin usaha dari OJK. Dengan demikian, pengakuan ini melengkapi izin usaha dari regulator keuangan yang dikantongi perusahaan di masing- masing negara operasionalnya. Hal ini tentunya menjadi motivasi Modalku dalam menjaga perlindungan pengguna serta mendukung inisiasi dari OJK dalam mencapai target inklusi keuangan sebesar 75% pada akhir 2019.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Google, Temasek, dan Bain & Company dalam e-Conomy SEA 2019, dari total 181 juta populasi orang dewasa di Indonesia, sebanyak 139 juta tidak memiliki akses penuh ke layanan perbankan (seperti kredit, asuransi, dan investasi). 

Hal ini tentunya bisa menjadi kendala bagi pengusaha yang ingin mengembangkan usahanya, tetapi tidak memiliki akses penuh ke layanan keuangan. 

Iwan Kurniawan, Co-Founder & COO Modalku mengatakan UMKM merupakan punggung perekonomian Indonesia dan perlu terus didukung karena angka UMKM baru setiap tahunnya selalu bertambah. 

Modalku menyediakan pinjaman tanpa agunan kepada UMKM, termasuk yang berjualan melalui platfrom digital. Modalku juga menawarkan pinjaman menggunakan invoice sebagai dokumen utama dalam mengajukan pinjaman untuk memfasilitasi bisnis yang bergantung pada piutang yang dibayarkan oleh klien untuk memperlancar arus kas.

“Sampai saat ini jumlah pemberi pinjaman yang terdaftar di Modalku sekitar 150.000 akun yang terdiri dari individu dan institusi. Pemberi pinjaman individu dari kalangan milenial masih mendominasi profil pemberi pinjaman di Modalku,” tuturnya.  

Modalku menyediakan layanan peer-to-peer (P2P) lending, di mana peminjam (UMKM yang layak kredit) bisa mendapatkan pinjaman modal usaha tanpa agunan hingga Rp2 miliar yang didanai oleh pemberi pinjaman platform (individu atau institusi yang mencari alternatif investasi) melalui pasar digital. Selain di Indonesia, Modalku juga beroperasi di Singapura dan Malaysia di bawah nama Funding Societies.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Modalku
Editor : Anggi Oktarinda
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top