Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Wow, BI Bilang Pembiayaan Tekfin Melejit 141,5 Persen Pada 2019

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan sepanjang 2019, kredit perbankan tumbuh 6,08%. Namun pada periode yang sama sumber pembiayaan dari perusahaan teknologi finansial (tekfin) mampu tumbuh sebesar 141,5%.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 23 Januari 2020  |  15:22 WIB
Logo Bank Indonesia terlihat di kantor pusat Bank Indonesia di Jakarta, 17 Januari 2019. -  REUTERS/Willy Kurniawan
Logo Bank Indonesia terlihat di kantor pusat Bank Indonesia di Jakarta, 17 Januari 2019. - REUTERS/Willy Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan teknologi finansial mencetak pertumbuhan pembiayaan yang melejit sepanjang 2019 di tengah perlambatan pertumbuhan kredit perbankan.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan sepanjang 2019, kredit perbankan tumbuh 6,08%. Namun pada periode yang sama sumber pembiayaan dari perusahaan teknologi finansial (tekfin) mampu tumbuh sebesar 141,5%.

Di samping itu, sumber pembiayaan lainnya seperti penerbitan baru obligasi korporasi juga mampu tumbuh lebih tinggi dari kredit perbankan, yakni sebesar 7,6% secara tahunan.

"Di tengah pertumbuhan kredit yang belum kuat, sumber pembiayaan ekonomi lain seperti penerbitan baru obligasi korporasi dan Fintech tumbuh tinggi masing-masing sebesar 7,6% dan 141,5%," kata Perry usai Rapat Dewan Gubernur, Kamis (23/1/2019).

Perry mengatakan meski fungsi intermediasi perbankan terus menjadi perhatian, stabilitas sistem keuangan sepanjang 2019 tetap terjaga.

Pada tahun 2020, Perry memproyeksikan berbagai sumber pembiayaan akan membaik sejalan prospek peningkatan pertumbuhan ekonomi, termasuk pertumbuhan kredit perbankan yang diperkirakan tumbuh di kisaran 10% - 12%.

"Ke depan, Bank Indonesia tetap menempuh kebijakan makroprudensial yang akomodatif dan memperkuat koordinasi dengan otoritas terkait sehingga dapat tetap menjaga stabilitas sistem keuangan dan mendorong fungsi intermediasi perbankan," tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

fintech
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top