Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bank Mandiri Tebar Dividen Rp16,49 Triliun

Bank Mandiri membagikan dividen sebesar 60% dari laba bersih 2019 atau mencapai Rp16,49 triliun.
Karyawan beraktivitas di depan logo Bank Mandiri di Jakarta, Selasa (22/1).Bisnis/Arief Hermawan
Karyawan beraktivitas di depan logo Bank Mandiri di Jakarta, Selasa (22/1).Bisnis/Arief Hermawan

Bisnis.com, JAKARTA - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. menyetujui membagikan dividen 60% dari laba bersih 2019 atau sekitar Rp16,49 triliun.

Angka itu setara dengan Rp353,34 per lembar saham. Nilai tersebut meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sebesar Rp11,2 triliun atau sekitar Rp241 per lembar saham.

“Penetapan besaran dividen tersebut telah memperhatikan kebutuhan likuiditas perseroan dalam mengembangkan bisnis dan memenuhi ketentuan terbaru regulator, serta sebagai bentuk apresiasi perseroan kepada pemegang saham atas kepercayaan dan dukungannya, sementara sisa 40% dari laba bersih 2019 akan digunakan sebagai laba ditahan.” kata Direktur Utama Bank Mandiri Royke Tumilaar kepada media di Jakarta, Rabu (19/2/2020).

Menurut Royke, Bank Mandiri membukukan kinerja positif pada tahun lalu. Laba bersih perseroan secara konsolidasi tercatat sebesar Rp27,5 triliun atau tumbuh 9,9% secara year on year (yoy).

Pencapaian tersebut didukung oleh pertumbuhan kredit konsolidasi yang sebesar 10,7% yoy hingga mencapai Rp907,5 triliun . Dari kredit tersebut, perseroan mencatat pendapatan bunga bersih sebesar Rp59,4 triliun, naik 8,8% yoy dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Alhasil, aset perseroan pun terkerek naik 9,65% menjadi Rp1.318,2 triliun pada akhir tahun lalu. Seiring dengan keinginan untuk tumbuh secara sehat dan berkelanjutan, Bank Mandiri memperbaiki kualitas kredit yang disalurkan sehingga rasio non performing loan (NPL) gross turun 42 bps menjadi 2,33% dibandingkan dengan Desember tahun lalu. Dampaknya, biaya CKPN pun ikut melandai sebesar -14,9% YoY menjadi Rp 12,1 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper