Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kebijakan Kerja Dari Rumah, Transaksi Digital Perbankan Masih Stabil

Transaksi digital di beberapa bank tidak mengalami peningkatan signifikan pada Senin (16/3/2020) setelah adanya imbauan bekerja dari rumah (work from home).
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 16 Maret 2020  |  19:49 WIB
Karyawan minimarket menggesekan kartu debit di mesin Electronic Data Capture (EDC), di Jakarta, Selasa (5/9). Bank Indonesia melarang penggesekan ganda (double swipe) dalam transaksi nontunai dalam setiap transaksi. - ANTARA/Muhammad Adimaja
Karyawan minimarket menggesekan kartu debit di mesin Electronic Data Capture (EDC), di Jakarta, Selasa (5/9). Bank Indonesia melarang penggesekan ganda (double swipe) dalam transaksi nontunai dalam setiap transaksi. - ANTARA/Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA - Transaksi digital di perbankan Indonesia masih stabil atau tidak berubah signifikan di tengah kebijakan work from home sebagai bentuk pencegahan virus corona (covid-19).

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. mencatat transaksi digital di layanan e-channel perseroan pada Senin (16/3/2020) sore pukul 17.00 WIB terlihat normal. Kegiatan finansial maupun transaksi perbankan cenderung stabil.

Senior Vice President Transaction Banking Retail Sales Bank Mandiri Thomas Wahyudi mengatakan jika dibandingkan dengan Minggu (15/3/2020) atau satu hari sebelumnya, memang terjadi kenaikan transaksi sekitar 40 persen. Namun, hal tersebut dinilai wajar lantaran tren transaksi selama weekday selalu cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan weekend.

Hanya saja, diakuinya, khusus transaksi yang terjadi pada layanan electronic data capture (EDC) untuk pembayaran belanja di merchant, mengalami penurunan. Namun, dia belum menyebutkan lebih rinci penurunan transaksi menggunakan EDC tersebut.

"Penurunan terjadi apabila dibandingkan transaksi di minggu lalu pada periode yang sama," katanya kepada Bisnis, Senin (16/3/2020).

Presiden Direktur PT Bank Mayora Irfanto Oeij mengatakan transaksi digital belum mengalami pertumbuhan signifikan pada Senin (16/3/2020). Hingga Senin (16/3/2020), Bank Mayora masih beroperasi normal.

"Sampai dengan saat ini masih belum naik signifikan [transaksi digital]," sebutnya singkat.

Corporate Secretary Bank BRI Amam Sukriyanto juga mengatakan tidak ada perubahan signfikan dalam kegiatan transaksi nasabah pada Senin (16/3/2020).

Jika dibandingkan dengan bank besar lainnya, porsi nasabah BRI yang melakukan layanan digital lebih kecil. Pasalnya, nasabah BRI sebagian besar berada di desa dengan karakteristik sederhana, sehingga porsi yang menggunakan layanan digital tidak sebesar bank lain.

"Sampai bulan lalu masih sama," sebutnya.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) Jahja Setiaatmadja meyakini akan terjadi peningkatan transaksi digital selama kebijakan work from home masih berlanjut.

Adapun, hingga akhir Desember 2019, sekitar 98 persen jumlah transaksi nasabah BCA dilakukan melalui mobile, internet, dan ATM. Sementara itu, sisanya melakukan transaksi kantor cabang BCA.

Transaksi melalui mobile dan internet mengambil porsi 74 persen, diikuti transaksi via ATM sekitar 24 persen.

"Iya, transaksi digital akan lebih tinggi di tengah kebijakan work from home," sebutnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan transaksi elektronik Transaksi Nontunai
Editor : Annisa Sulistyo Rini
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top