Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Corona Merebak, Kinerja Perusahaan Tekfin Akseleran Tetap Tumbuh

Akseleran mencatat di sepanjang pertengahan Maret 2020 rata-rata harian untuk jumlah pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) yang mengajukan pinjaman usaha produktif melalui Akseleran mencapai sekitar 250 per hari atau tumbuh hingga 116% dibandingkan realisasi pada pertengahan Februari kemarin.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 17 Maret 2020  |  17:28 WIB
Co/Founder & CEO PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia (Akseleran) Ivan Nikolas Tambunan
Co/Founder & CEO PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia (Akseleran) Ivan Nikolas Tambunan

Bisnis.com, JAKARTA – Akseleran, perusahaan teknologi finansial (tekfin/fintech) peer-to-peer (P2P) lending, mencatat pertumbuhan angka pengajuan pinjaman untuk usaha produktif di tengah merebaknya virus corona (Covid-19) di Indonesia.

Dalam keterangan resmi perusahaan, Selasa (17/3/2020), perusahaan mencatat di sepanjang pertengahan Maret 2020 rata-rata harian untuk jumlah pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) yang mengajukan pinjaman usaha produktif melalui Akseleran mencapai sekitar 250 per hari atau tumbuh hingga 116% dibandingkan realisasi pada pertengahan Februari kemarin.

Bahkan, kata Chief Credit Officer & Co-Founder Akseleran Christopher Gultom, rata-rata jumlah pelaku usaha yang berhasil terverifikasi sebagai peminjam mencapai pertumbuhan lebih tinggi, yakni menembus 156% per hari, atau lebih dari 2.500 peminjam di sepanjang pertengahan Maret 2020.

“Kami bersyukur sejauh ini belum ada dampak signifikan dari virus corona terhadap Akseleran karena sebagian peminjam berasal dari sektor konstruksi serta minyak dan gas," ujar Christopher (17/3/2020).

Menurutnya, kalau pun berdampak terhadap bisnis fintech P2P lending, sektor yang kemungkinan akan terkena adalah yang berkaitan dengan pariwisata maupun industri perhotelan, travel agency, dan ekspor, meski tidak terlalu signifikan.

Selain itu, lanjutnya, pertumbuhan yang terjadi pada peminjam sejalan dengan pertumbuhan pada nilai investasi pendanaan yang disalurkan oleh para pemberi pinjaman Akseleran (lender). Rata-rata dalam sehari, jumlah investasi pendanaan Akseleran mencapai sekitar

Rp2 miliar lebih di sepanjang pertengahan Maret 2020, atau tumbuh 61% dibandingkan periode yang sama bulan lalu.

“Masih di pertengahan Maret ini, yang tak kalah menarik adalah total nilai investasi pendanaan dari para lender baru kami berhasil tumbuh hingga 277%," sambungnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona fintech
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top