Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penyehatan Jiwasraya: Citos dalam Kerjasama Operasi, Penjualan Sebaiknya Ditunda 2 Tahun

Rencananya, uang hasil penjualan Cilandak Town Square atau Citos digunakan untuk membayar klaim nasabah PT Asuransi Jiwasraya (Persero).
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 18 Maret 2020  |  18:57 WIB
Warga melintas di dekat logo Asuransi Jiwasraya di Jakarta, Kamis (25/12/2019). Bisnis - Himawan L Nugraha
Warga melintas di dekat logo Asuransi Jiwasraya di Jakarta, Kamis (25/12/2019). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Rencana penjualan Cilandak Town Square atau Citos oleh PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dinilai kurang tepat disaat penjualan properti lesu dan tekanan perekonomian akibat penyebaran virus corona.

Pengamat properti Panangian Simanungkalit menilai penjualan saat ini akan membuat Citos ditawarkan dengan harga diskon. Padahal penjualan dengan harga premium akan memberi manfaat lebih optimal kepada para pemegang polis.

"Waktunya kurang tepat sekarang untuk menjual Citos, jadi sebaiknya ditahan saja dulu satu atau dua tahun ke depan. Karena menjual pada timing yang pas adalah kunci pemulihan nilai aset properti," ujar Panangian kepada Bisnis, Rabu (18/3/2020).

Menurutnya, meskipun Jiwasraya membutuhkan dana segar dalam waktu cepat, perseroan lebih baik melakukan optimalisasi aset lainnya alih-alih menjual aset properti saat ini. Perseroan dinilai tetap perlu menunggu waktu terbaik agar nilai penjualan Citos premium. Apalagi lokasi pusat perbelanjaan ini terletak di kawasan potensial.

"Ini kan semuanya dilakukan untuk mencapai harga yang paling baik di hadapan pasar, jadi tetap lebih baik menunggu timing yang tepat supaya harga tidak tertekan," ujar dia.

Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda menilai dalam kondisi saat ini, nilai properti di pasaran akan jatuh. Dia menyarankan agar penjualan Citos dilakukan pada waktu yang tepat.

"Belum lagi aset Citos itu hasil kerja sama build-operate and transfer [BOT] sampai 2022, jadi nilainya hanya memperhitungkan nilai ekonomis sampai BOT berakhir," ujar Ali kepada Bisnis, Rabu (18/3/2020).

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bisnis properti Jiwasraya
Editor : Anggara Pernando
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

Foto loadmore

BisnisRegional

To top