Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penuhi Kebutuhan Dolar AS, Gubernur BI Ingatkan Importir dan BUMN Pakai DNDF

Terkait dengan pemanfaatan DNDF, BI telah berkomunikasi dengan BUMN.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 31 Maret 2020  |  14:21 WIB
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memberikan keterangan pers melalui streaming di Jakarta, Kamis (26/3 - 2020). Dok. Bank Indonesia
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memberikan keterangan pers melalui streaming di Jakarta, Kamis (26/3 - 2020). Dok. Bank Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengajak importir untuk memanfaatkan fasilitas Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) guna memenuhi kebutuhan dolar AS.

Gubernur BI Perry Warjiyo berharap importir yang memerlukan dolar tidak harus semua dipenuhi dari pasar spot.

"Masuk saja ke DNDF. Preminya relatif murah, risikonya bisa di cover atau lindung nilai," tegas Perry dalam paparan online melalui YouTube BI, Selasa (31/3/2020).

Tidak hanya itu, Perry mengaku pihaknya telah berbicara dengan BUMN terkait dengan pemanfaatan DNDF.

"kami diskusi Kementerian BUMN, untuk kebutuhan valas disediakan melalui DNDF," ujar Perry.

Hari ini, Selasa (31/3/2020), BI melihat nilai tukar bergerak relatif lebih baik seiring dengan meredanya tekanan global. Kendati, volatilitasnya masih tinggi.

Redanya tekanan global terhadap pergerakan nilai tukar rupiah dipengaruhi oleh stimulus yang dikucurkan oleh beberapa negara maju termasuk AS dan Jerman.

Selain itu, Perry menegaskan mekanisme suplai dan permintaan mata uang di pasar berjalan dengan baik. "Eksportir mensuplai pasokan valas dan juga berbagai pelaku," ungkapnya

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia dolar as
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top