Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mudahkan TKI Kirim Uang, Zendmoney Tawarkan Tarif Flat

Perusahaan rintisan yang bergerak di bidang remitansi, Zendmoney menyediakan fasilitas pengiriman uang secara aktif untuk memenuhi kebutuhan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri, sektor Usaha Kecil Menengah (UKM) dalam usaha ekspor dan impor.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 16 April 2020  |  17:50 WIB
ilustrasi - Buruh migran Indonesia sedang berlatih meracik minuman bubble tea di Taiwan yang diselenggarakan oleh Global Workers' Organization (GWO), LSM Taiwan, Minggu (8/7/2018). - Bisnis/Hery Trianto
ilustrasi - Buruh migran Indonesia sedang berlatih meracik minuman bubble tea di Taiwan yang diselenggarakan oleh Global Workers' Organization (GWO), LSM Taiwan, Minggu (8/7/2018). - Bisnis/Hery Trianto

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan rintisan yang bergerak di bidang remitansi, Zendmoney mengumumkan pendekatan biaya yang relatif flat untuk memudahkan pekerja migran mengirim uang ke tanah air.

Bong Defendy, CEO dan Co-Founder Zendmoney mengatakan bahwa ditengah kondisi pandemi, kebutuhan akan layanan transfer dana yang cepat, lebih terjangkau dan aman menjadi lebih krusial, terutama bagi para PMI yang sedang berada di luar negeri. Kebutuhan remitansi yang terjangkau juga memudahkan bagi usaha kecil dan menengah.

“Memahami situasi sulit saat ini, Zendmoney mengambil langkah yang berbeda dengan konsisten memberikan biaya pengiriman dengan pendekatan flat fee sehingga terjangkau bagi semua pengguna,” ujarnya lewat teleconference dengan Bisnis, Kamis (16/4/2020).

Menurut data Bank Indonesia jasa remitansi di Tanah Air secara berkelanjutan dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan.

“Tahun lalu bernilai US$ 10,971 miliar yang setara dengan Rp 153,6 triliun. Metode konvensional mendominasi sektor remitansi, dimana hal ini mendorong kami mengoptimalisasi teknologi untuk memudahkan PMI dan UKM,” terangnya.

Defendy mengatakan bahwa flat fee merupakan salah satu poin pembeda pihaknya dengan penyedia jasa lain. Saat ini di tengah industri keuangan biaya jasa remitansi menetapkan tarif transfer berdasarkan persentase dari nilai yang dikirim.

“Adapun kami menerapkan tarif flat fee, karena paham kebanyakan pengguna kami merupakan para PMI dan UKM yang mungkin akan terbeban dengan biaya transfer yang berdasarkan persentase nilai dana yang ditransfer” tambahnya.

Dia menambahkan bahwa Usaha Kecil Menengah (UKM) juga merupakan sektor penguna Zendmoney sejalan dengan visi Zendmoney dalam mendukung UKM. Dengan semakin berkembangnya sektor manufaktur di Indonesia, perusahaan berusaha untuk memenuhi kebutuhan layanan remitansi yang dapat membantu proses ekspor dan impor oleh para UKM di Indonesia.

“Saat ini kami sedang mencoba mengembangkan layanan bagi para teman teman UKM di Indonesia agar bisa mendapatkan jasa layanan remitansi yang lebih terjangkau. Kami juga sedang berusaha untuk membuka koridor baru agar bisa membantu teman teman TKI di negara lain, dan juga mengembangkan model bisnis untuk remitansi outbond,” tutupnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

remitansi
Editor : Anggara Pernando
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top