Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Cegah Moral Hazard, OJK Akan Lakukan Audit ke Bank Pasca Restrukturisasi

OJK ingin memastikan kebijakan restrukturisasi tidak diboncengi free rider yang nantinya dapat menimbulkan masalah bagi bank.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 19 Mei 2020  |  13:14 WIB
Karyawan berada di dekat logo Otoritas Jasa Keuangan di Jakarta, Jumat (17/1/2020). Bisnis - Abdullah Azzam
Karyawan berada di dekat logo Otoritas Jasa Keuangan di Jakarta, Jumat (17/1/2020). Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan melakukan post audit pada kebijakan restrukturisasi perbankan untuk menghindari adanya free rider atau oknum yang mengambil keuntungan dari kegiatan tersebut.

Kepala Eksekutif Pengawasan Perbankan OJK Heru Kristiyana mengatakan begitu kebijakan restrukturisasi selesai diharapkan tidak membuat bank mengalami masalah. Lantaran hal tersebut, OJK ingin memastikan kebijakan restrukturisasi tidak diboncengi free rider yang nantinya dapat menimbulkan masalah bagi bank.

Menurutnya, tata kelola dalam melakukan kebijakan restrukturisasi harus dipegang dengan baik oleh bank. Setelah restrukturisasi selesai, bank harus mencerminkan kondisi sehat yang tercermin dari kondisi keuangan.

Nantinya, OJK akan melakukan koreksi atas restrukturisasi kredit yang diberikan bank melalui post audit tersebut.

"Setelah pandemi selesai, bank yang sehat betul-betul sehat, bukan karena digoreng-goreng, OJK akan lakukan post audit," katanya, Selasa (19/5/2020).

Post audit ini juga dapat menjadi acuan bagi bank untuk kemungkinan melakukan restrukturisasi kredit kedua bagi debitur yang masih memiliki prospek ke depannya.

Adapun penerapan restrukturisasi kredit akan menunda bank membentuk biaya pencadangan. Namun, jika prospek ke depan nasabah sudah tidak memungkinkan, maka restrukturisasi tidak dapat dilakukan. Selanjutnya, pembentukan biaya pencadangan menjadi keharusan.

"Walaupun saat ini posisi bagus, tapi foward looking seperti apa, kalau jelek ya sudah bentuk cadangan saja," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan OJK restrukturisasi utang
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top