Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Waspada! Ada 400 Lebih Akun, Begini Modus Penipuan Gadai Online

Dari penelusuran Pegadaian, ada tiga modus yang digunakan pelaku penipuan gadai online di media sosial.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 18 Juni 2020  |  22:30 WIB
Petugas melayani nasabah di Kantor Pusat Pegadaian, Jakarta, Senin (20/4/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Petugas melayani nasabah di Kantor Pusat Pegadaian, Jakarta, Senin (20/4/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Pegadaian (Persero) menyatakan telah menemukan sekitar 400 akun lelang gadai online yang mengatasnamakan perseroan, dan melakukan penipuan kepada masyarakat.

Basuki Tri Andayani, Kepala Tim Departemen Komunikasi Perusahaan Pegadaian, menjelaskan dari penelusuran pihaknya ada tiga modus yang digunakan pelaku penipuan gadai online tersebut.

"Ada tiga modus penipuan lelang gadai dengan menawarkan harga murah ke masyarakat, pertama itu barang asli tetapi dalamnya palsu. Misalnya laptop merek A, tapi isi dalamnya lain, sudah diganti," ujarnya dalam dialog online di akun medsos resmi Pegadaian, Kamis (18/6/2020).

Kemudian modus kedua, yaitu barangnya asli tetapi didapatkan dari tindak kejahatan. Misalnya seperti perampokan, pencurian, kemudian dijual secara online melalui akun lelang gadai online.

Modus yang ketiga yaitu barang yang ditawarkan di akun lelang gadai online itu tidak ada sama sekali, sehingga tindakan ini merupakan murni sebuah penipuan kepada masyarakat.

Pegadaian menurut Basuki telah menerima keluhan soal akun lelang gadai online yang mengatasnamakan pihaknya sejak Mei 2018 lalu, atau sejak pengguna Instagram di Indonesia menjadi semakin ramai.

"Setelah dua tahun fenomena ini muncul, kami tidak tinggal diam. Sudah banyak pihak yang kami gandeng untuk bekerja sama memberantas akun lelang gadai penipuan ini. Namun, dibasmi satu, tumbuhnya seribu," ujarnya.

Biasanya akun penipuan ini juga menggunakan logo, foto, dan ilustrasi Pegadaian sehingga bisa mengelabui masyarakat bila pelanggan tidak berhati-hati.

Adapun tips Pegadaian untuk mengetahui apakah sebuah akun lelang gadai di medsos itu benar-benar menjalankan kegiatan sesuai aturan, pihaknya menyarankan tiga langkah yang dapat dilakukan pelanggan.

"Pertama, Googling. Dengan ini pelanggan bisa tahu Pegadaian tidak melakukan lelang online. Kedua, cek akun resmi Pegadaian. Saat ini kami punya tiga akun resmi. Ketiga, datang langsung ke outlet Pegadaian untuk menanyakan prosedur lelang gadai," ujarnya.

Adapun tiga akun Instagram resmi Pegadaian saat ini adalah Pegadaian_id, Sahabatpegadaian, dan Pegadaiansyariahpusat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

penipuan pegadaian gadai
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top