Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

LPS Bisa Periksa Kesehatan Bank, Apa Bedanya dengan OJK?

Ketua Dewan Komisioner LPS Halim Alamsyah mengatakan pemeriksaan kesehatan bank tetap berada pada OJK sebagai pengawas.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 11 Juli 2020  |  21:15 WIB
Karyawan membersihkan logo baru Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) di Jakarta, Selasa (23/4/2019). - ANTARA/Audy Alwi
Karyawan membersihkan logo baru Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) di Jakarta, Selasa (23/4/2019). - ANTARA/Audy Alwi

Bisnis.com, JAKARTA - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dapat melakukan pemeriksaan kesehatan bank untuk mengatasi ancaman bank gagal. Lantas apa bedanya dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)?

Ketua Dewan Komisioner LPS Halim Alamsyah mengatakan pemeriksaan kesehatan bank tetap berada pada OJK sebagai pengawas. Kewenangan LPS dapat memeriksa kesehatan bank sebagai langkah antisipasi dalam mengahadapi ancaman dan gangguan stabilitas sistem keuangan.

Halim mengatakan ada beberapa kunci pemeriksaaan kesehatan bank oleh LPS yakni permasalahan bank sudah mengganggu stabilitas sistem keuangan dan menyebabkan kegagalan bank.

Lebih lanjut, dia menuturkan cakupan pemerikasaan LPS dengan OJK pun berbeda. Dalam memeriksa kesehatan bank, OJK memperhitungkan kondisi permodalan, profitabilitas, profil risiko, dan tata kelola.

Sementara itu, LPS melakukan pemeriksaan dalam melihat kinerja keuangan seperti liabiltas, pemeriksaan aset, ketersediaan likuditas, dan kualitas aset.

“Kami gunakan pemeriksaan kualitas ini untuk mengetahui seberapa besar permasalahan yang dihadapi, seberapa besar permasalahan keuangan yang dihadapi bank, jadi beda dengan yang dilakukan OJK," katanya, Jumat (10/7/2020).

Menurutnya, saat ini koordinasi antara LPS dan OJK semakin intensif dilakukan. Apabila dalam kondisi normal, koordinasi LPS dengan OJK tidak sesering yang dilakukan saat ini.

“Dengan kondisi sekarang, kami periksa bersama, ini apa yang akan dilakukan sebagai persiapan-persiapan,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan OJK lps
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top