Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dari 4 Bank Besar, BNI Tawarkan Bunga Deposito Tertinggi, BCA Terendah

Walaupun suku bunga simpanan bank dalam tren menurun, tetapi produk deposito perbankan masih menarik untuk dijadikan instrumen menyimpan dana masyarakat.
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 06 Agustus 2020  |  15:03 WIB
Ilustrasi Bunga Deposito - Istimewa
Ilustrasi Bunga Deposito - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Bank Indonesia telah memangkas suku bunga acuan sebanyak 4 kali sejak awal tahun. Hal ini pun direspons oleh perbankan dengan menurunkan suku bunga simpanan untuk menekan biaya dana.

Walaupun suku bunga simpanan bank dalam tren menurun, tetapi produk deposito perbankan masih menarik untuk dijadikan instrumen menyimpan dana masyarakat.

Produk ini dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dengan syarat bunga yang diberikan tidak melebihi tingkat penjaminan serta dengan nilai di bawah Rp2 miliar.

Tingkat bunga penjaminan LPS yang berlaku mulai 30 Juli 2020 hingga 30 September 2020 adalah sebesar 5,25 persen untuk simpanan rupiah di bank umum dan 7,75 persen untuk simpanan rupiah di BPR.

Dari empat bank besar, Bisnis mencatat saat ini suku bunga deposito rupiah berkisar di level 3 hingga 5 persen.

Berdasarkan situs resminya, Bank BNI masih menawarkan suku bunga sebesar 5,25 persen atau yang tertinggi di antara bank besar lainnya. Besaran ini untuk simpanan bertenor 3 bulan untuk seluruh nominal.

Bunga deposito rupiah terendah berada di angka 4,25 persen untuk simpanan bertenor 1 bulan dengan nominal di bawah Rp100 juta dan antara Rp100 juta hingga kurang dari Rp1 miliar. Berikut suku bunga deposito BNI yang lebih lengkap.

Jangka WaktuTiering Saldo
< 100 Juta= 100 Juta s/d < 1 Miliar= 1 Miliar s/d < 5 Miliar= 5 Miliar
1 Bulan4.25%4.25%4.50%4.50%
3 Bulan5.25%5.25%5.25%5.25%
6 Bulan4.75%5.00%5.00%5.00%
12 Bulan4.50%4.75%4.75%5.00%
24 Bulan4.50%4.50%4.75%4.75%

Tidak hanya BNI, BRI juga masih menawarkan suku bunga 5 persen seperti dilansir di situs resmi perusahaan.

Bunga paling rendah sebesar 4,25 persen untuk simpanan bertenor 1 bulan, sedangkan tertinggi 5 persen untuk tenor 3 bulan, 6 bulan, dan 12 bulan dengan nominal lebih dari Rp2 miliar. Adapun, tenor deposito di BRI bervariasi dari 1 bulan hingga 36 bulan. Berikut suku bunga deposito rupiah di Bank BRI:

Nominal1 Bulan3 Bulan6 Bulan12 Bulan24 Bulan36 Bulan
<100 juta4,254,754,754,54,54,75
100 juta - < 2 miliar4,255,004,754,754,54,75
> 2 miliar4,255,005,005,004,754,75

Sementara itu, BCA menawarkan suku bunga simpanan deposito terendah di antara 4 bank besar, yaitu sebesar 3,60 persen per tahun.

Bunga tersebut berlaku untuk seluruh tenor dan semua nominal. Suku bunga ini berlaku efektif per 22 Juli 2020.

Mata Uang
Suku Bunga (%pa) / Jangka Waktu (bulan)
13612
IDR < 2M3,603,603,603,60
IDR ≥ 2M - < 5M3,603,603,603,60
IDR ≥ 5M - < 10M3,603,603,603,60
IDR ≥ 10M - < 25M3,603,603,603,60
IDR ≥ 25M - < 100M3,603,603,603,60
IDR ≥ 100M3,603,603,603,60


Adapun, suku bunga deposito rupiah yang ditawarkan oleh Bank Mandiri saat ini berada di bawah 5 persen untuk semua tenor dan nominal.

Suku bunga terendah Bank Mandiri berada di angka 4,00 persen dan tertinggi sebesar 4,25 persen. Tenor simpanan deposito rupiah di bank dengan logo pita emas ini, yaitu 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, dan 24 bulan. Berikut rincian suku bunga deposito rupiah di Bank Mandiri:

rTenor (bulan)*
1361224
< Rp 100 Juta4.004.254.254.254.25
≥ Rp 100 Juta s.d. < 1 M4.004.254.254.254.25
≥ Rp 1 M s.d. < 2 M4.004.254.254.254.25
≥ Rp 2 M s.d. < 5 M4.004.254.254.254.25
≥ Rp 5 M4.004.254.254.254.25

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

deposito simpanan perbankan suku bunga deposito
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top