Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BRI Dukung Penyaluran Bantuan Presiden untuk Usaha Mikro di Yogyakarta

Direktur Bisnis Kecil, Ritel dan Menengah BRI Priyastomo menyampaikan bahwa BRI melalui telah mengkomunikasikan kepada para penerima Banpres Produktif untuk benar-benar menggunakan dana hibah tersebut sebagai modal usaha.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 31 Agustus 2020  |  12:52 WIB
Presiden Joko Widodo dalam acara Penyerahan Banpres Produktif Usaha Mikro di Istana Kepresidenan, DI Yogyakarta, Jumat (28/8 - 2020)  -  Youtube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo dalam acara Penyerahan Banpres Produktif Usaha Mikro di Istana Kepresidenan, DI Yogyakarta, Jumat (28/8 - 2020) - Youtube Sekretariat Presiden

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. mencatat kredit produktif sudah disalurkan kepada lebih dari 83% pelaku usaha mikro dari total 1,8 juta penerima.

Secara nasional, program bantuan presiden (banpres) pelaku usaha mikro (BPUM) yang telah disalurkan pemerintah telah mencapai lebih dari Rp4,4 triliun sejak pertama kali dicanangkan pada 15 Agustus 2020, termasuk kepada para penerima Banpres Produktif di wilayah Yogyakarta.

Direktur Bisnis Kecil, Ritel dan Menengah BRI Priyastomo menyampaikan bahwa BRI melalui telah mengkomunikasikan kepada para penerima Banpres Produktif untuk benar-benar menggunakan dana hibah tersebut sebagai modal usaha.

“BRI sebagai lembaga pengusul dan penyalur, siap untuk membantu keberhasilan program ke seluruh masyarakat Indonesia. Validasi data sepenuhnya dilakukan oleh Kementerian Koperasi dan UKM, sehingga BPUM dapat dirasakan oleh usaha mikro yang layak mendapatkan sesuai kriteria yang ditetapkan,” imbuh Priyastomo dalam siaran pers BRI, Senin (31/8/2020).

Adapun, Presiden RI Joko Widodo menyerahkan Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) di Yogyakarta. Lebih dari 250 penerima BPUM hadir di Gedung Agung Istana Kepresidenan Yogyakarta dan melalui video conference di 45 titik tersebar di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Presiden RI Joko Widodo yang hadir dalam seremoni acara tersebut mengajak para penerima BPUM untuk dapat menggunakan dana hibah tersebut sebagai modal usaha.

“Kita semua berada dalam kondisi yang tidak mudah karena Covid-19. Kondisi sulit seperti ini berimbas kepada ekonomi dan dialami oleh negara-negara di dunia. Kita harus tetap semangat dan bekerja keras karena kondisi tidak gampang,” ungkap Joko Widodo, Jumat (28/8).

Presiden menambahkan, Banpres Produktif ini diberikan kepada pelaku usaha mikro untuk semua bidang usaha. Ada yang pedagang minuman, produksi peyek, tambal ban, laundry, bakpia, batik, jajanan pasar, dan pedagang kaki lima lainnya.

”Bapak dan ibu akan diberikan bantuan modal usaha sebesar Rp2,4 juta yang diberikan langsung kepada 12 juta pelaku usaha sampai kira-kira nanti bulan September. Tapi ingat ini harus digunakan untuk modal usaha,”  kata Joko Widodo.

Ignasius Supoyo, penjual soto di Yogyakarta, salah satu penerima BPUM dari Bank BRI menyampaikan bahwa selama pandemi usahanya mengalami penurunan yang signifikan. Modal usaha akhirnya terpakai untuk biaya hidup, sehingga dengan berat hati menutup usahanya. Namun sejak mendapatkan BPUM ini sepekan yang lalu, Supoyo merasa mendapatkan pertolongan modal dan memberanikan diri untuk kembali membuka usahanya.

Sebagai salah satu bentuk stimulus untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional (PEN), ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi calon penerima BPUM sebelum mendapatkan hibah Rp2,4 juta tersebut. Sesuai Peraturan Menteri Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Nomor 6 Tahun 2020, ada empat syarat yang harus dipenuhi. Pertama, Warga Negara Indonesia (WNI) dan memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Kedua, memiliki usaha mikro yang dibuktikan dengan surat usulan calon penerima BPUM dari pengusul BPUM. Ketiga, bukan Aparatur Sipil Negara, Anggota Tentara Nasional Indonesia, Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, Pegawai BUMN atau BUMD (termasuk suami/istri). Keempat, tidak sedang menerima kredit atau pembiayaan dari perbankan (termasuk suami/istri).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan bri bank bri
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top