Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Nasabah Jiwasraya Safari ke Setneg, Kemenkeu, hingga OJK. Tuntut Klaim Dibayar

Aksi safari tersebut diikuti oleh sekitar 70 orang pemegang polis saving plan pada Jumat (11/9/2020).
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 11 September 2020  |  14:03 WIB
Nasabah Jiwasraya - Forum Korban Jiwasraya
Nasabah Jiwasraya - Forum Korban Jiwasraya

Bisnis.com, JAKARTA — Para pemegang polis saving plan yang tergabung dalam Forum Korban Jiwasraya mendatangi sejumlah kantor pemerintahan dan kantor pusat PT Asuransi Jiwasraya (Persero) untuk menuntut kejelasan pengembalian dananya.

Aksi safari tersebut diikuti oleh sekitar 70 orang pemegang polis saving plan pada Jumat (11/9/2020). Sejak sekitar pukul 08.00 WIB mereka telah berkumpul di dekat Lapangan Banteng, Jakarta untuk kemudian menuju Kantor Kementerian Sekretariat Negara (Setneg) di Jalan Veteran.

Para nasabah itu mengirimkan surat untuk Presiden Joko Widodo melalui Setneg yang berisikan permohonan agar masalah Jiwasraya itu segera diselesaikan dan dana mereka dapat segera dikembalikan. Mereka mengeluhkan dana klaim jatuh tempo yang tak kunjung dibayarkan dalam dua tahun.

"Kami sampai mendengar adanya pemotongan manfaat yang tidak jelas seperti apa dan tujuannya. Oleh karena itu, dari hati kami yang terdalam kami ingin meminta kejelasan akan pencairan dana kami yang kami percayakan kepada Jiwasraya ini," tertulis dalam salinan surat nasabah Jiwasraya untuk Jokowi yang diperoleh Bisnis.

Setelah itu, para nasabah melanjutkan safarinya ke Kantor Pusat Jiwasraya di Jalan Juanda, Jakarta. Mereka meminta adanya penjelasan dari pihak manajemen terkait kejelasan dana polis saving plan.

Dari kantor Jiwasraya, mereka beralih ke Kementerian Keuangan untuk mengirimkan surat kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani. Isi surat yang disampaikan kepadanya hampir sama seperti yang disampaikan kepada Jokowi.

Para nasabah di depan kantor Asuransi Jiwasraya/Forum Korban Jiwasraya 

Para nasabah pun kemudian mendatangi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menyampaikan surat Permintaan Pencairan Dana Nasabah Jiwasraya Saving Plan dan Permintaan Audiensi dengan Ketua OJK. Surat tersebut disampaikan menyusul surat-surat lainnya yang belum kunjung mendapatkan tanggapan.

Kantor OJK merupakan tujuan terakhir dari safari para nasabah tersebut. Namun, sejumlah nasabah berkewarganegaraan Korea Selatan melanjutkan safarinya ke kantor PT Bank KEB Hana Indonesia di Jakarta.

Sejumlah pemegang polis Jiwasraya asal Korea Selatan juga merupakan nasabah KEB Hana Bank. Mereka mendatangi kantor tersebut untuk meminta kejelasan terkait upaya pengembalian dana, mengingat mereka memperoleh polis saving plan melalui penawaran bank tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BUMN asuransi jiwa Jiwasraya nasabah
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top