Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Wisata Halal, Fesyen, dan Keuangan Syariah Indonesia Masuk 10 Besar Dunia

Sebagai negara muslim terbesar di dunia, Indonesia berada pada 4 ranking dunia, nomor 3 fesyen muslim, dan 5 keuangan syariah. Sayangnya, untuk makanan halal, Indonesia masih belum masuk rangking 10 besar.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 20 Oktober 2020  |  11:40 WIB
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Teten Masduki di Jakarta, Jumat (19/6/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Teten Masduki di Jakarta, Jumat (19/6/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Industri halal tercatat menjadi sektor yang tengah berkembang di dunia. Pada 2018, nilainya mencapai US$2,2 triliun.

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Teten Masduki mengatakan bahwa laju pertumbuhan industri halal sebesar 5,2 persen pertahun.

Sebagai negara muslim terbesar di dunia, Indonesia berada pada 4 ranking dunia, nomor 3 fesyen muslim, dan 5 keuangan syariah.

“Namum untuk makanan halal Indonesia belum masuk 10 besar,” katanya saat sambutan virtual, Selasa (20/10/2020).

Teten menjelaskan bahwa tantangan terbesar sertifikasi halal adalah pelaku usaha kecil dan mikro biaya untuk mengaksesnya. Modal mereka sangat minim.

Tidak heran, helama ini hanya pelaku usaha yang menengah dan besar saja yang bisa mendapatkannya. Kini, Teten mengklaim bahwa masalah tersebut telah teratasi.

“Melalui Undang-Undang Cipta Kerja, sertifikasi halal untuk UMKM tanpa biaya. Saya mengapresiasi dukungan dan kerja keras Menko Perekonomian, Menteri Agama, BPJH [Badan Penyelenggara Produk Halal] dan lainnya sehingga terobosan relaksasi izin di usaha mikro dapat tercapai,” jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umkm fesyen keuangan syariah produk halal Pariwisata Halal
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top