Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Selama Pandemi, Transaksi Digital Mandiri Syariah Naik Pesat

Perkembangan transaksi digital menunjukan pertumbuhan double digit, baik dari jumlah user, user aktif, maupun transaksi per bulan.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 11 November 2020  |  09:40 WIB
Selama Pandemi, Transaksi Digital Mandiri Syariah Naik Pesat
Nasabah melakukan transaksi perbankan di anjungan tunai mandiri Bank Mandiri Syariah, Jakarta, Minggu (24/2/2020). Bisnis - Triawanda Tirta Aditya

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Syariah Mandiri mencatat perkembangan transaksi digital naik pesat selama 9 bulan pertama 2020.

Dalam ringkasan kinerja Mandiri Syariah periode September 2020 yang dipublikasikan hari ini (11/11/2020), perkembangan transaksi digital menunjukan pertumbuhan double digit, baik dari jumlah user, user aktif, maupun transaksi per bulan.

Jumlah user pada September 2020 sebesar 1,41 juta user. Jika dibandingkan dengan jumlah user pada September 2019 sebesar 973.000 user, maka jumlah user pada periode itu tumbuh 44,91 persen.

Adapun, jumlah user aktif tumbuh 61,18 persen secara year on year (yoy), dari 322.000 pada September 2020 menjadi 519.000 pada September 2020.

Demikian pula, jumlah transaksi per bulan mencapai 4,27 juta pada September 2020 atau tumbuh 86,31 persen secara yoy. Jika dibandingkan dengan posisi Desember 2019 sebesar 2,72 juta transaksi, maka jumlah transaksi pada September 2020 naik 57,29 persen.

Direktur Information Technology, Operation & Digital Banking Mandiri Syariah Achmad Syafii melalui siaran pers menyampaikan terjadi shifting cara transaksi selama masa pandemi, dari transaksi di cabang menjadi transaksi digital.

Hal tersebut memberikan dampak positif pada pertumbuhan fee based income (FBI) layanan digital yang melonjak 35,82 persen yoy, dari Rp167,76 miliar per September 2019 menjadi Rp227,84 miliar per September 2020.

FBI dari layanan digital tersebut memberikan kontribusi pada naiknya fee based income (FBI) hingga 10,33 persen menjadi Rp1,50 triliun pada September 2020, dari Rp1,36 triliun pada periode tahun sebelumnya.

Syafii menjelaskan hingga September 2020, jumlah transaksi melalui Mandiri Syariah Mobile (MSM) melonjak hingga 90 persen mencapai 31,89 juta transaksi.

Transaksi buka rekening dari handphone juga mencatat jumlah signifikan yaitu 32.000 pembukaan rekening per bulan. Angka ini menunjukkan sebanyak hampir 40 persen nasabah baru melakukan pembukaan rekening secara online.

"Beradaptasi dengan tatanan hidup baru dengan keharusan meminimalisir pertemuan fisik, menjadikan solusi layanan digital sebagai ujung tombak Mandiri Syariah dalam memenuhi kebutuhan nasabah dan memberikan dampak yang sangat positif bagi Mandiri Syariah," sebutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank syariah bank syariah mandiri Transaksi Nontunai Digital Banking
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top