Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kasus Maybank, Hotman Paris Minta Perlindungan Jokowi dan Kapolri, Kenapa?

Hotman menyampaikan bahwa pemerintah dan kepolisian perlu memberikan perhatian terhadap kasus Maybank.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 14 November 2020  |  13:18 WIB
Karyawan melayani nasabah di salah satu kantor cabang Maybank Indonesia, di Jakarta, Kamis (27/6/2019). - Bisnis/Himawan L Nugraha
Karyawan melayani nasabah di salah satu kantor cabang Maybank Indonesia, di Jakarta, Kamis (27/6/2019). - Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA — Kuasa Hukum PT Maybank Indonesia Tbk. (BNII) Hotman Paris Hutapea meminta Presiden Joko Widodo memberikan perlindungan terhadap penanaman modal asing melalui penegakan hukum yang baik.

Hal tersebut disampaikan oleh Hotman melalui akun instagramnya @hotmanparisofficial pada Sabtu (14/11/2020). Dalam sebuah video yang berlokasi di kedai Kopi Johny, Jakarta Utara, dia menyampaikan bahwa pemerintah perlu memberikan perhatian terhadap kasus Maybank.

Hotman mengingatkan Jokowi agar pemerintah melindungi penanaman modal asing yang cukup besar di Indonesia, seperti halnya Maybank. Menurutnya, perlindungan itu dapat berupa penegakan hukum yang baik, terutama saat berkaitan dengan kasus pidana.

"Bapak Jokowi, Maybank Rp175 triliun asetnya di Indonesia, penanaman modal asing yang sangat besar, perlu dilindungi," ujar Hotman dalam unggahannya itu yang dikutip Bisnis pada Sabtu (14/11/2020).

Bukan hanya kepada Jokowi, Hotman pun turut menyebut nama Kapolri Idham Azis. Dia meminta agar Kapolri mengawasi penyidikan kasus Maybank dan pihak kepolisian terus melakukan pengawalan agar semua penerima dana dapat diproses secara hukum.

Kuasa hukum itu sedang menghadapi kasus raibnya dana nasabah Maybank atas nama Winda Lunardi sebesar Rp22 miliar. Pihak Maybank menyatakan bersedia untuk mengganti dana tersebut tetapi belum terdapat tanggapan dari pihak Winda, atlet e-sport yang dikenal sebagai Winda Earl.

Kuasa Hukum Winda, Joey Pattinasarany menjelaskan bahwa uang tersebut diberikan oleh ayah kandung Winda sebesar Rp15 miliar dan Rp5 miliar untuk ibunya yang bernama Floletta. Menurut Joey, uang itu diberikan untuk tabungan Winda di masa depan sekaligus kebutuhan rumah tangga ibunya pada 2015.

"Uang tersebut kemudian disimpan di Maybank dan tidak pernah diambil sama sekali oleh Winda dan Ibu Floletta," ujar Joey kepada Bisnis, Jumat (6/11/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

maybank hotman paris Maybank Indonesia
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top