Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Corona Bikin Ketidakpastian Tinggi, Bank Mandiri (BMRI) Punya Jurus Ini

Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi menyampaikan perseroan telah melakukan tranformasi secara fundamental sejak masa merger.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 08 April 2021  |  11:31 WIB
Darmawan Junaidi, Direktur Utama Bank Mandiri - bankmandiri.co.id
Darmawan Junaidi, Direktur Utama Bank Mandiri - bankmandiri.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. mengakui volatility (volatilitas), uncertainty (ketidakpastian), complexity (kompleksitas), dan ambiguity (ambiguitas) atau VUCA semakin tinggi sejak periode pandemi.

Namun, perseroan menyatakan telah terbiasa menghadapi VUCA sejak masa mega mergernya pada 1998.

Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi menyampaikan perseroan telah melakukan tranformasi secara fundamental sejak masa merger.

"Kami sudah banyak melakukan langkah strategis yang menjadi pembelajaran dalam pengembangan kami dari sisi sumber daya manusia," sebutnya dalam webinar, Kamis (9/4/2021).

Dia menyampaikan perbaikan operasional, khususnya dari sisi sumber daya Bank Mandiri, pertama kali dilakukan dengan strategi bisnis unit.

Konsep ini digunakan pada periode awal merger agar dapat mengkonsolidasikan kekuatan dan memperbaiki isu-isu unit terkait lebih cepat.

Selanjutnya, Darmawan menyampaikan Bank Mandiri juga memperkenalkan sebuah aplikasi tata kelola kinerja. Strategi ini terus diimplementasikan dan dilakukan penyesuaian sesuai kebutuhan perseroan.

Dia menyampaikan emiten berkode BMRI ini juga menerapkan four-eye principle dan tiga pilar. Ini adalah metode produksi yang mengharuskan 2 orang untuk melakukan konfirmasi dan dilakukan agar selalu ada pengecekan dalam setiap aktifitas operasional.

Darmawan menuturkan BMRI juga mengedepankan kultur untuk terus menjaga integritas dalam setiap perkembangan periode ekonomi.

Di luar itu, Darmawan menuturkan perseroan juga menanamkan mindset pertumbuhan unorganik pada semua karyawan.

Hal ini membuat semua karyawan siap untuk melakukan hal-hal di luar kebiasaan dan selalu siap untuk meningkatkan kinerja di tempat-tempat baru.

"Kami mengelola institusi untuk menjadi tempat belajar jangka panjang. Ini juga yang membuat kami mencetak cukup banyak leader yang mendapat penugasan di luar," imbuhnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank mandiri bank bumn emiten bank
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top