Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank Mandiri (BMRI) Salurkan Kredit Valas ke Kapuas Prima (ZINC) Rp1,4 Triliun

Pinjaman valas dari Bank Mandiri (BMRI) akan digunakan untuk membiayai operasional perusahaan serta mendukung modal kerja ZINC.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 29 Juni 2021  |  13:43 WIB
Gedung Bank Mandiri - Istimewa
Gedung Bank Mandiri - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. menandatangani perjanjian kredit valas dengan PT Kapuas Prima Coal Tbk. (ZINC) dengan total mencapai US$96 juta atau sekitar Rp1,39 triliun (asumsi kurs Rp14.500 per dolas AS).

Pinjaman valas ini akan digunakan untuk membiayai operasional perusahaan serta mendukung modal kerja ZINC.

Dari total pinjaman yang diberikan tersebut, mayoritas akan dipakai untuk kebutuhan modal kerja serta belanja modal (capital expenditure) ZINC dalam menambah kapasitas produksi di sektor pertambangan mineral. Di samping itu, Bank Mandiri juga memberikan tambahan noncash loan sebesar US$14 juta.

SVP Corporate Banking Bank Mandiri Helmy Afrisa Nugroho mengatakan kerja sama ini merupakan salah satu strategi perusahaan untuk terus mendukung industri pertambangan dan diharapkan dapat mendorong percepatan pemulihan ekonomi ke depan.

"Dukungan ini menjadi bukti realisasi Bank Mandiri untuk menjadi mitra finansial utama pilihan nasabah dengan berbagai produk keuangan utama yang diharapkan mampu mendukung pemulihan ekonomi ke depan," ungkap Helmy dalam siaran pers Bank Mandiri, Selasa (29/6/2021).

Helmy menambahkan ke depan Bank Mandiri juga akan terus menggali potensi kredit di sektor-sektor prospek positif lainnya seperti Fast Moving Consumer Goods (FMCG), perkebunan sawit dan CPO, energi serta konstruksi.

Sementara itu, Direktur Pengembangan Usaha ZINC Evelyn Kioe mengatakan sebagian dana hasil perjanjian kredit ini akan dipakai untuk memperkuat sisi produksi perusahaan seperti investasi infrastruktur penambangan guna menambah kapasitas produksi.

Salah satunya yakni pembangunan smelter yang berada di Kotawaringin, Kalimantan Tengah. Pembangunan fasilitas pertambangan tersebut direncanakan akan memasuki tahap commisioning pada kuartal III/2021 dan menjadi smelter pemurnian timbal pertama di Indonesia.

"Kami berharap dengan perjanjian kredit ini dapat memacu produksi sesuai dengan target sebelumnya, dan target penyelesaian smelter milik ZINC dapat berjalan baik sejalan dengan program hilirisasi yang dicanangkan Pemerintah Indonesia," ungkapnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kredit bank mandiri kredit valas kapuas prima coal
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top