Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank Bisnis (BBSI) Rights Issue 434 Juta Saham Baru, Kredivo Bakal Suntik Modal?

BBSI tersebut akan menerbitkan saham baru setara dengan 14,37 persen dari modal disetor perseroan. 
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 21 Juli 2021  |  21:31 WIB
Bank Bisnis (BBSI) Rights Issue 434 Juta Saham Baru, Kredivo Bakal Suntik Modal?
Kantor Bank Bisnis Internasional - bankbisnis.id

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Bisnis Internasional Tbk. (BBSI) akan melaksanakan rights issue yang kedua kalinya pada akhir semester II/2021.

Emiten bersandi saham BBSI tersebut, akan menerbitkan saham baru sebanyak-banyaknya 434.782.609 saham dengan nilai nominal Rp100 per saham. Jumlah saham baru tersebut setara dengan 14,37 persen dari modal disetor perseroan. 

Adapun harga pelaksanaan rights issue belum ditetapkan. Lantas, apakah FinAccel akan menambah modal dan menyerap seluruh haknya dalam aksi tersebut?

Sebagai informasi, PT FinAccel Teknologi Indonesia merupakan pengembang platform keuangan berbasis teknologi dengan layanan yang akrab di telinga publik yakni Kredivo. FinAccel sah menjadi pemegang saham Bank Bisnis pada awal Juli kemarin, dengan kepemilikan saham sebesar 24 persen.

Corporate Secretary Bank Bisnis Paulus Tanujaya mengatakan saat ini perseroan belum mendapatkan informasi terkait rencana Kredivo dalam rights issue ini.

"Untuk penyerapan hak atau menjadi pembeli siaga, pihak Kredivo belum memberikan info," terangnya dikonfirmasi Bisnis, Rabu (21/7/2021).

Lebih lanjut, saat ini Bank Bisnis masih dalam perhitungan untuk menetapkan harga pelaksanaan rights issue. Dengan begitu, target perolehan dana dari aksi korporasi tersebut juga belum dapat disampaikan. Namun yang pasti, rencana penggunaan dana dari hasil rights issue akan digunakan untuk memenuhi ketentuan modal POJK 12/2020.

Per 31 Maret 2021, modal inti Bank Bisnis sebesar Rp1,02 triliun. Sementara ketentuan dalam POJK 12/2020 mengatur batas waktu pemenuhan modal inti minimum sebesar Rp2 triliun pada 31 Desember 2021.

"Mengenai target dananya masih dalam perhitungan, yang pasti untuk memenuhi modal [inti minimum] Rp2 triliun tahun ini," imbuhnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kredivo Bank Bisnis Internasional rights issue
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top