Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank Nobu (NOBU) Jelaskan Alasan Laba Susut pada Semester I/2021

Seiring adanya tren pemulihan ekonomi yang memicu permintaan kredit, Bank Nobu memproyeksi laba bersih tahun ini bisa tumbuh pada kisaran 10-15 persen.
Herdanang Ahmad Fauzan
Herdanang Ahmad Fauzan - Bisnis.com 01 Oktober 2021  |  16:23 WIB
Bank Nobu (NOBU) Jelaskan Alasan Laba Susut pada Semester I/2021
Mobile Banking Bank Nobu - nobubank.com

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Nationalnobu Tbk. (NOBU) mencatatkan laba bersih senilai Rp26,74 miliar sepanjang semester I/2021. Angka ini menyusut 18,32 persen dari rapor Rp32,75 miliar secara year on year.

Direktur Keuangan Bank Nobu, Hendra Kurniawan, menjelaskan bahwa penurunan tersebut bukan disebabkan oleh kemunduran bisnis. Namun, penurunan lebih disebabkan kebijakan perseroan untuk mempertebal cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN), sebagaimana anjuran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI).

“Bisa kami katakan bahwa laba kami justru lebih berkualitas karena kami masih mengantisipasi CKPN. Kami menambahkan CKPN lebih besar dari syarat yang seharusnya, walaupun NPL masih rendah. Pendapatan bunga bersih kami juga masih bertambah,” tutur Hendra dalam paparan publik secara virtual pada Jumat (1/10/2021).

Hendra menambahkan sepanjang semester I/2021 pendapatan bunga bersih perseroan memang tumbuh hingga 13,14 persen. Tepatnya menjadi Rp241,15 miliar, dari posisi Rp213,5 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Dia memperkirakan bahwa pendapatan bunga bersih itu masih akan tumbuh lebih pesat lagi hingga akhir tahun. Perseroan pun memproyeksikan pertumbuhan bisa berkisar 15-20 persen.

Adapun pada posisi laba tahun berjalan, seiring adanya tren pemulihan ekonomi yang memicu permintaan kredit, Hendra memproyeksi kinerja bottom line bisa tumbuh pada kisaran 10-15 persen.

“Kami harapkan laba bersih tahun ini dibandingkan tahun lalu tetap meningkat 10 hingga 15 persen,” katanya.

Adapun, dalam pengembangan digital, NOBU telah menempuh beberapa langkah prioritas. Setidaknya ada enam poin yang menjadi prioritas dalam langkah-langkah tersebut.

Di antaranya adalah pembentukan unit khusus untuk inovasi produk digital, pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan infrastruktur IT, penerapan metode agile dalam pengembangan software, serta disiplin eksperimental dalam pengembangan produk.

Perusahaan juga akan terus memastikan penguatan second dan third line defense secara bisnis, serta melakukan transformasi budaya kerja dan peningkatan produktivitas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank nobu kinerja bank laba bank emiten bank
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top