Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pandemi Covid-19 Bantu Dongkrak Pertumbuhan Insurtech

Kondisi pandemi Covid-19 telah mengakselerasi penggunaan digital dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya asuransi.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 28 Oktober 2021  |  16:40 WIB
Pandemi Covid-19 Bantu Dongkrak Pertumbuhan Insurtech
Founder & CEO PasarPolis Indonesia Cleosent Randing saat menjadi narasumber dalam Webinar bertajuk "Strategi Sektor Keuangan NonBank dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Teknologi", Selasa (27/10 - 2020).
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- PasarPolis, perusahaan insurance technology (insurtech), menilai masifnya penetrasi digital sebagai dampak pandemi Covid-19 telah membuka peluang lebih besar bagi insurtech untuk bertumbuh.

Cleosent Randing, Founder dan CEO PasarPolis, mengatakan bahwa kondisi pandemi Covid-19 telah mengakselerasi penggunaan digital dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya asuransi. Dua tren peningkatan ini turut membantu pertumbuhan bisnis PasarPolis.

"Kami lihat tren asuransi digital naik di tahun kedua pandemi ini. Kesadaran masyarakat terhadap asuransi juga jauh meningkat. Pandemi ini jadi akselerator industri asuransi dari konvensional ke digital. Kami melihat peluang begitu besar," ujar Cleosent dalam diskusi virtual, Kamis (28/10/2021).

Selama pandemi 2020 dan 2021 ini, kata Cleosent, PasarPolis berhasil mencetak 600 juta polis. Selain itu, pada 2021 ini, PasarPolis juga mencatatkan pertumbuhan premi hingga lima kali lipat dibandingkan pencapaian pada tahun lalu.

Di tengah meningkatnya tren gaya hidup yang serba digital, PasarPolis pun mengedepankan kolaborasi dengan ekosistem digital guna mendorong pertumbuhan bisnis dan memperluas akses pasar. Hingga saat ini, PasarPolis telah menjalin kemitraan strategis dengan lebih dari 30 partner ekosistem digital, seperti Gojek, Tokopedia, Traveloka, dan lainnya.

"Fokus kami mengedepankan bagaimana konsumen bisa mendapatkan produk asuransi yang sangat seamless dan inovasi yang begitu baik. Oleh karena itu, kerja sama dengan ekosistem digital ini salah satu yang sangat baik," kata Cleosent.

Di sisi lain, PasarPolis juga siap berekspansi lebih agresif. Salah satunya melalui pengembangan tiga kategori produk baru, yaitu asuransi perangkat elektronik (gadget), asuransi kesehatan (health), dan asuransi kendaraan bermotor (auto/motor vehicle).

"Produk kami ini yang sifatnya melekat dengan kehidupan sehari-hari. Next generation produk banyak sekali yang kami hadirkan. Contoh, proteksi gadget, bagaimana orang bisa mendapat asuransi dengan cukup tunjukkan gadget ke kaca. Dengan kamera dari handphone bisa deteksi kondisi handphone yang bisa diberi proteksi," jelasnya.

Adapun, saat ini, PasarPolis telah memiliki lebih dari 170 jenis produk asuransi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asuransi Covid-19 pandemi corona insurtech
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top