Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Empat Bank BUMN Raih Laba Rp47,49 Triliun di Kuartal III/2021. Siapa Juara?

Empat bank BUMN mencetak kinerja mentereng yang tercermin dari pertumbuhan laba dua digit untuk periode yang berakhir 30 September 2021.
Ilustrasi ATM Link /Istimewa
Ilustrasi ATM Link /Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yang terdiri dari empat bank BUMN telah mengumumkan kinerja keuangan untuk periode yang berakhir 30 September 2021, yakni PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

Total laba bersih yang dihimpun empat bank plat merah tersebut yakni Rp47,49 triliun hingga akhir kuartal III/2021. Lantas, siapa yang menjadi penyumbang terbesar?

Berdasarkan data laporan keuangan masing-masing bank, Bank Mandiri tercatat membukukan laba bersih paling besar, diikuti BRI, BNI, dan terakhir BTN. 

Bank Mandiri membukukan laba bersih sebesar Rp19,23 triliun hingga akhir kuartal III/2021, tumbuh 37,1 persen secara year on year (yoy). Pertumbuhan laba ditopang oleh optimalisasi fungsi intermediasi perseroan yang selaras dengan pertumbuhan ekonomi yang terus membaik.

Laju kredit Bank Mandiri secara konsolidasi mampu tumbuh positif sebesar 16,93 persen yoy menjadi Rp1.021,6 triliun yang juga diimbangi dengan rasio CASA Bank Mandiri (bank only) yang meningkat sebesar 7,15 persen yoy di level 74,57 persen. Segmen wholesale masih menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan kredit dengan peningkatan mencapai 7,93 persen secara yoy menjadi Rp533 triliun, utamanyadidorong oleh kinerja Commercial Banking dan Corporate Banking.

Laba terbesar berikutnya dibukukan BRI sebesar Rp19,07 triliun. Laba tersebut tumbuh 34,72 persen secara yoy didorong dari penyaluran kredit yang terus melaju atau tumbuh 9,74 persen yoy menjadi Rp1.026,42 triliun.

Berikutnya, BNI membukukan laba bersih Rp7,7 triliun, melonjak 73,9 persen yoy. Direktur BNI Utama Royke Tumilaar mengatakan pertumbuhan laba ini didorong oleh pertumbuhan Fee Based Income (FIB) dan Net Interest Income (NIM) masing-masing sebesar 16,8 persen dan 17,6 persen secara yoy.

“Pencapaian ini juga merupakan hasil dari transformasi digital BNI yang salah satunya ditujukan untuk penguatan kapabilitas dalam transactional banking,“ ujar Royke dalam konferensi pers paparan kinerja keuangan BNI, Senin (25/10/2021).

Kinerja penghimpunan dana murah yang sangat sehat juga menjadi salah satu faktor pendukung kredit yang solid. “Komposisi himpunan dana murah atau CASA mencapai 69,7 persen dari total Dana Pihak Ketiga (DPK), atau tertinggi dalam 10 tahun terakhir ini,” kata Royke.

Terakhir, BTN membukukan laba Rp1,52 triliun atau tumbuh 35 persen secara yoy. Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo mengatakan pertumbuhan laba ditopang oleh penyaluran kredit yang meningkat serta efisiensi biaya dana atau cost of fund (CoF).

“Kami optimistis kinerja yang positif ini akan terus berlanjut hingga akhir tahun 2021 dengan berbagai inovasi dan transformasi bisnis yang dilakukan Bank BTN,” ujar Haru dalam konferensi pers paparan kinerja keuangan Bank BTN per 30 September 2021 di Jakarta, Kamis (21/10).

Segmen Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi masih menjadi penopang utama pertumbuhan kredit BTN dengan kenaikan sebesar 11,74 persen yoy menjadi Rp129,98 triliun pada 30 September 2021. Kenaikan penyaluran KPR Subsidi tersebut membuat Bank BTN masih mendominasi pangsa KPR Subsidi sebesar 86 persen. Adapun KPR non-subsidi juga turut menunjukkan kenaikan di level 2,11 persen yoy menjadi Rp81,88 triliun per 30 September 2021.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Khadijah Shahnaz
Editor : Azizah Nur Alfi
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper