Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bos BI Paparkan Sejumlah Risiko dari Digitalisasi Sistem Pembayaran

Beberapa risiko yang diingatkan BI tersebut di antaranya shadow banking, perlindungan data pribadi, serangan cyber, dan yang saat ini meresahkan masyarakat adalah kasus pinjaman online.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 11 November 2021  |  15:50 WIB
Bos BI Paparkan Sejumlah Risiko dari Digitalisasi Sistem Pembayaran
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan penjelasan pada jumpa pers terkait Rapat Dewan Gubernur (RDG) di Jakarta, Kamis (17/1). Bisnis - Nurul Hidayat
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyampaikan bahwa transaksi keuangan digital di Indonesia meningkat sangat pesat di tengah pandemi Covid-19.

Lonjakan transaksi tersebut terjadi pada transaksi baik yang dilayani perbankan digital, perusahaan jasa sistem pembayaran, termasuk uang elektronik, juga pada e-commerce.

Perry mengatakan, di tengah transaksi digital yang meningkat signifikan, masih terdapat sejumlah risiko yang perlu diwaspadai.

Beberapa risiko tersebut di antaranya shadow banking, perlindungan data pribadi, serangan cyber, dan yang saat ini meresahkan masyarakat adalah kasus pinjaman online.

“Tentu saja risiko ini harus dimitigasi agar kita bisa meningkatkan manfaat dari digitalisasi, tapi mencegah risiko-risiko yang kemudian terjadi,” katanya dalam acara Grand Launching Cekfintech.id, Kamis (11/11/2021).

Perry mengatakan, BI dalam mendorong akselerasi digitalisasi sistem pembayaran menyadari dua hal, baik dari sisi mandat maupun risiko-risiko tersebut.

“Bagaimana digitalisasi sistem pembayaran dapat menavigasi integrasi ekonomi keuangan digital, antara mendorong inovasi dan memitigasi risiko,” katanya.

Oleh karena itu, BI sebagai otoritas terus berupaya mendorong pembangunan industri sistem pembayaran yang sehat, kompetitif, dan inovatif, juga membangun infrastruktur yang terintegrasi, interkoneksi, aman, dan andal.

Di samping itu, BI pun praktik pasar industri sistem pembayaran yang sehat, efisien, bertata kelola, dan mampu mengelola risiko

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

digitalisasi
Editor : Hadijah Alaydrus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top