Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Proteksi Diri via Asuransi Tak Sama dengan Investasi, Apa Bedanya?

Annisa Steviani, Certified Financial Planner, menekankan bahwa memberikan proteksi diri dengan berasuransi itu berbeda dengan investasi.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 29 November 2021  |  10:47 WIB
Ilustrasi memilih asuransi yang sesuai kebutuhan Anda - Freepik
Ilustrasi memilih asuransi yang sesuai kebutuhan Anda - Freepik

Bisnis.com, JAKARTA -- Pandemi Covid-19 memberikan dampak pada kehidupan seluruh masyarakat. Selain memberikan dampak secara langsung pada kesehatan fisik, dampak pandemi yang berkepanjangan juga menyentuh sektor ekonomi hingga kesehatan mental.

Namun, dari semua itu, banyak yang akhirnya tersadar bahwa terdapat ada hal yang terlewatkan di saat semua berjalan normal dan dapat menjadi penolong di saat terjadi hal di luar dugaan, yaitu proteksi diri.

Annisa Steviani, Certified Financial Planner, menjelaskan bahwa terdapat lima susunan prioritas keuangan yang umumnya disiapkan oleh tiap individu, yaitu untuk kebutuhan rutin, untuk dana darurat, untuk proteksi, untuk investasi sesuai tujuan, dan untuk pengembangan aset.

Melihat dari realita yang ada, kebanyakan orang sudah mempersiapkan kebutuhan rutin dan juga dana darurat. Setelah itu, biasanya mengalokasikan sisa dananya untuk berinvestasi dan melewatkan proteksi diri. Annisa menekankan bahwa memberikan proteksi diri dengan berasuransi itu berbeda dengan investasi.

“Investasi itu merupakan sesuatu pengeluaran yang didasarkan pada tujuan tertentu sehingga terencana dan terkontrol kapan digunakannya dan pasti kapan datangnya. Berbeda dengan kegunaan asuransi, tidak dapat direncanakan dan tidak pasti datangnya. Namun, asuransi sangat membantu meminimalisir risiko pengeluaran yang membengkak di saat dihadapkan dengan berbagai situasi yang mendesak,” kata Annisa, dikutip dari siaran pers, Minggu (28/11/2021).

Oleh karena itu, dia menyimpulkan agar para generasi milenial memahami dan dapat merasakan sehat secara finansial dengan memastikan penghasilan harus lebih dari pengeluaran, tidak memiliki utang konsumtif, siap menghadapi kondisi darurat dengan memberikan proteksi diri dan kesiapan dana darurat, serta terakhir investasi jangka panjang untuk dana pensiun dan pendidikan anak.

Teddy Suryawan, Chief Digital Officer Asuransi Astra, juga memaparkan pentingnya memiliki proteksi diri agar dapat tetap merasakan peace of mind di segala situasi, termasuk di saat menghadapi risiko sakit.

“Melihat adanya perubahan digital behavior di masa pandemi yang juga menyentuh proyeksi bisnis asuransi kesehatan, menggerakkan Asuransi Astra menghadirkan produk asuransi kesehatan rawat jalan perorangan berbasis digital, yaitu Garda Healthtech yang memberikan perlindungan menyeluruh, kemudahan dalam mengaksesnya, dan tentunya dengan harga yang terjangkau,” ujar Teddy.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi asuransi proteksi Covid-19
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top