Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Sepanjang 2021, Bisnis Pengelolaan Nasabah Kaya BRI (BBRI) Tumbuh 9,2 Persen

Pada pengujung 2021, dana kelolaan atau asset under management (AUM) BRI tercatat meningkat 9,2 persen year-on-year (yoy).
Salah satu kantor Bank BRI/bri.co.id
Salah satu kantor Bank BRI/bri.co.id

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) sepanjang 2021 mencatatkan peningkatan kinerja bisnis wealth management sebesar 9,2 persen secara tahunan.

Pada pengujung 2021, dana kelolaan atau asset under management (AUM) BRI meningkat 9,2 persen year-on-year (yoy). Pendapatan berbasis komisi atau fee based income (FBI) juga tumbuh 45,5 persen yoy untuk FBI investasi dan 23,7 persen yoy bagi bancassurance.

Selain itu, sebagai mitra distribusi, BRI juga mencatat total penjualan SBN Ritel pada primary market meningkat 21 persen yoy dengan pangsa pasar penjualan mencapai 11,23 persen.

Direktur Bisnis Konsumer BRI, Handayani mengatakan bahwa perseroan telah menyiapkan strategi untuk memperkuat edukasi pengelolaan keuangan kepada masyarakat, dengan headline Wealth Management For All.

“BRI senantiasa menawarkan instrumen produk dengan risiko yang aman. Investasi dan proteksi bekerja sama dengan Manajer Investasi, Asuradur maupun Sekuritas yang terpercaya dan berpengalaman,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (6/1/2022).

Dalam rangka optimalisasi sinergi di BRI Group, wealth management terus melakukan kolaborasi dengan perusahaan anak, di antaranya melalui penambahan produk investasi BRI serta produk bancassurance sepanjang tahun 2021.

Upaya tersebut, kata Handayani, akan terus dilakukan sebagai bentuk komitmen emiten bersandi BBRI ini dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan di Indonesia, baik kepada seluruh lapisan masyarakat maupun nasabah.

Saat ini, outlet layanan nasabah prima BRI mencapai 175, yang terdiri atas 1 Signature Private BRI Outlet, 31 Sentra Layanan BRI Prioritas, dan 143 Priority Lounge di seluruh Indonesia.

Selain itu, BRI juga memiliki 114 Kantor Cabang yang mempunyai izin sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Handayani menyatakan BRI juga ikut serta dalam meningkatkan kapabilitas pekerja perseroan, melalui akselerasi sertifikasi bidang pengelolaan keuangan secara masif untuk meningkatkan layanan financial advisory kepada nasabah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper