Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kinerja Bank BUMN Tahun Ini Diproyeksi Lampaui Capaian 2021. Ini Pendorongnya

Ekonom Indef Eko Listiyanto menilai kinerja bank Himpunan Bank Negara (Himbara) pada 2022, dapat melampaui capaian pada 2021.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 25 Februari 2022  |  21:35 WIB
Foto Menteri BUMN Erick Thohir di layar mesin ATM Himbara - Youtube
Foto Menteri BUMN Erick Thohir di layar mesin ATM Himbara - Youtube

Bisnis.com, JAKARTA – Wakil Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance Eko Listiyanto menilai kinerja bank Himpunan Bank Negara (Himbara) pada 2022, dapat melampaui capaian pada 2021.

Menurutnya, dari sisi profitabilitas, kinerja Himbara pada tahun ini akan melampaui capaian tahun lalu. Hal tersebut bisa diraih melalui optimalisasi peluang dari ketidakpastian ekonomi di tataran domestik ataupun global.

Seperti diketahui, Himbara yang terdiri dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI), dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN), secara total mampu meraup laba sebesar Rp72,05 triliun sepanjang 2021.

Laba yang dibukukan pada 2021 itu melesat 78,06 persen secara tahunan. Jika dirinci, pada tahun lalu BRI membukukan laba sebesar Rp30,76 triliun, Bank Mandiri Rp28,03 triliun, BNI Rp10,89 triliun dan BTN menyumbang laba senilai Rp2,37 triliun.

Eko menilai ada beberapa hal yang akan mendorong ekonomi dunia 2022 berada pada ketidakpastian, yakni The Fed rate, gejolak harga minyak dunia, hingga tensi politik yang memanas di Eropa akibat konflik antara Ukraina-Rusia. Namun, ketidakpastian ekonomi yang ditimbulkan mengarah pada naiknya suku bunga.

“Himbara bisnisnya kan sektor keuangan di mana tahun ini meski ada ketidakpastian, ketika suku bunga naik, bagi bank-bank yang likuiditasnya melimpah seperti Himbara ini, dan punya brand bagus, akan dapat potensi keuntungan yang lebih besar,” kata Eko dikutip Jumat (25/2).

Dengan demikian, dia berharap Himbara tetap dengan peran utamanya sebagai penggerak sektor riil melalui penyaluran kredit atau pembiayaan. Dengan demikian, Himbara mampu berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional.

Untuk itu, pemerintah harus terus memberikan dukungan dan arahan agar Himbara mampu melakukan penyaluran kredit dan pembiayaan lebih besar lagi ke depan. Penyaluran kreditnya pun bisa lebih merata, misalnya dari skala UMKM hingga perusahaan besar atau korporasi.

“Kalau mereka kencang di kredit, harusnya jadi bagian yang perlu diapresiasi. Pemerintah harus bisa memberi arahan kepada bank-bank ini untuk bisa lebih support kepada kredit. Tidak hanya yang kecil-kecil tapi korporasi juga. Karena semua harus bergerak semua mesin ekonominya.”

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank bumn laba bank himbara
Editor : Azizah Nur Alfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top