Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank BJB (BJBR) RUPST Hari Ini, Simak Tren Pembagian Dividennya

Dalam tiga periode terakhir, Bank BJB (BJBR) selalu menetapkan rasio dividen di kisaran 55 persen sampai dengan 60 persen dari laba bersih perseroan.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 30 Maret 2022  |  07:35 WIB
Ilustrasi PT Bank Jabar Banten Tbk - Bisnis.com
Ilustrasi PT Bank Jabar Banten Tbk - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. (BJBR) hari ini, Rabu (30/3/2022) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan atau RUPST. Total ada 8 agenda yang dibahas, salah satunya ada pembagian dividen tahun buku 2021.

Rapat yang digelar di Bandung, Jawa Barat ini mengenai penetapan laba bersih perseroan termasuk pembagian dividen untuk tahun buku 2021. Di samping itu, rapat juga membahas persetujuan laporan tahunan direksi mengenai keadaan dan jalannya perseroan.

Terkait dengan dividen, Bank BJB merupakan salah satu bank daerah yang rajin membagikan dividen. Mengacu arsip Bloomberg, dalam 11 tahun terakhir, BJBR rutin menetapkan ex-dividen pada periode Maret-April dan melakukan pembayaran di Maret-Mei.

Selain itu, BJBR acap kali menebar rasio dividen yang relatif besar. Dalam tiga periode terakhir, bank ini selalu membagikan 55 persen sampai dengan 60 persen laba bersih perseroan sebagai dividen untuk para pemegang saham.

Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi, dalam paparan publik beberapa waktu lalu, menyampaikan bahwa nominal dividen untuk tahun buku 2021 akan lebih tinggi dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Hanya saja yang bisa kami sampaikan saat ini, dari sisi nominal dividen ini akan lebih tinggi dari tahun sebelumnya,” kata Yuddy.

Pembagian dividen Bank BJB yang diklaim bakal lebih tinggi berpotensi kuat terjadi. Mengingat, perseroan menutup tahun 2021 dengan raihan laba sebesar Rp2,01 triliun, naik 19,4 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Peningkatan laba itu didorong oleh tumbuhnya pendapatan bunga bersih perseroan yang mencapai 21,59 persen. Kenaikan ini utamanya dipacu oleh pertumbuhan kredit. Per akhir Desember 2021, BJBR telah menyalurkan kredit Rp102,23 triliun, tumbuh 7,37 persen yoy.

Pendapatan operasional juga naik, salah satunya ditopang tren kenaikan dana pihak ketiga (DPK). Hingga Desember 2021, DPK BJBR naik 14,26 persen yoy ke level Rp121,64 triliun.

Sementara itu, agenda lain RUPST Bank BJB adalah penunjukan akuntan publik dan kantor akuntan publik untuk mengaudit laporan keuangan perseroan tahun buku 2022. Laporan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum perseroan.

Berikutnya, persetujuan atas rencana aksi perseroan serta manajemen akan melaporkan mengenai rencana aksi korporasi yang akan dilakukan oleh perseroan. Agenda berikutnya, perseroan meminta persetujuan pemegang saham untuk perubahan anggaran dasar, serta membahas pengangkatan dewan komisaris dan dewan direksi perseroan.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank bjb rupst bjbr
Editor : Azizah Nur Alfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top